<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>IIQJKT-R Collection:</title>
  <link rel="alternate" href="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1594" />
  <subtitle />
  <id>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1594</id>
  <updated>2026-04-22T20:13:52Z</updated>
  <dc:date>2026-04-22T20:13:52Z</dc:date>
  <entry>
    <title>Penerapan PAUD Inklusif dalam Menanamkan Sikap Toleransi Anak Usia Dini di TKIT Nur Fatahillah Tangerang Selatan</title>
    <link rel="alternate" href="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4403" />
    <author>
      <name>Siti Aminah, 21320090</name>
    </author>
    <id>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4403</id>
    <updated>2025-11-26T08:18:12Z</updated>
    <published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Penerapan PAUD Inklusif dalam Menanamkan Sikap Toleransi Anak Usia Dini di TKIT Nur Fatahillah Tangerang Selatan
Authors: Siti Aminah, 21320090
Abstract: Penelitian ini membahas penerapan pendidikan inklusif dalam&#xD;
menanamkan sikap toleransi pada anak usia dini di TKIT Nur Fatahillah&#xD;
Tangerang Selatan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya&#xD;
pendidikan anak usia dini yang mampu menghargai perbedaan dan&#xD;
keberagaman, mengingat setiap anak memiliki kebutuhan dan karakter yang&#xD;
berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana&#xD;
penerapan pendidikan inklusif dilaksanakan, faktor pendukung serta&#xD;
penghambatnya, dan bagaimana pengaruhnya terhadap pembentukan sikap&#xD;
toleransi anak.&#xD;
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan&#xD;
teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.&#xD;
Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, serta peserta didik TKIT&#xD;
Nur Fatahillah.&#xD;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan inklusif&#xD;
dilakukan melalui pembelajaran berbasis bermain, pembiasaan sikap saling&#xD;
menghormati, dan interaksi sosial yang melibatkan seluruh anak, baik reguler&#xD;
maupun anak berkebutuhan khusus. Faktor pendukung antara lain kurikulum&#xD;
sekolah yang adaptif, dukungan guru dan orang tua, serta lingkungan sekolah&#xD;
yang kondusif. Faktor penghambatnya adalah faktor usia, perkembangan&#xD;
emosional serta pengalaman sosial yang negatif. Penelitian ini menyimpulkan&#xD;
bahwa penerapan pendidikan inklusif dapat menumbuhkan sikap toleransi&#xD;
pada anak usia dini, yang tampak melalui meningkatnya sikap empati, saling&#xD;
menghargai, dan kerjasama antarsiswa.</summary>
    <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Pada Kelompok Bermain Melalui Kegiatan Fisik Motorik Di Anuban Santiwit Thailand Selatan</title>
    <link rel="alternate" href="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4402" />
    <author>
      <name>Jamiatur Rahmah, 21320094</name>
    </author>
    <id>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4402</id>
    <updated>2025-11-26T08:15:47Z</updated>
    <published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Pada Kelompok Bermain Melalui Kegiatan Fisik Motorik Di Anuban Santiwit Thailand Selatan
Authors: Jamiatur Rahmah, 21320094
Abstract: Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam&#xD;
perkembangan psikologis anak usia dini yang berpengaruh terhadap&#xD;
kemandirian, kemampuan bersosialisasi, serta kesiapan anak dalam mengikuti&#xD;
proses pembelajaran selanjutnya. Namun, anak usia 3–4 tahun sering&#xD;
menunjukkan tanda-tanda kurang percaya diri seperti rasa malu, takut&#xD;
mencoba hal baru, dan ketergantungan yang tinggi terhadap guru. Oleh karena&#xD;
itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kepercayaan diri anak, salah&#xD;
satunya melalui kegiatan fisik motorik yang menyenangkan dan sesuai dengan&#xD;
tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya&#xD;
guru dalam meningkatkan kepercayaan diri anak pada kelompok bermain&#xD;
melalui kegiatan fisik motorik di Anuban Santiwit, Thailand Selatan.&#xD;
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian&#xD;
deskriptif. Tempat penelitian dilaksanakan di Anuban Santiwit Thailand&#xD;
Selatan. Subjek Penelitian ini adalah wali kelas dan peserta didik kelompok&#xD;
Bermain. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara,&#xD;
dan dokumentasi, selanjutnya teknik analisis data yang digunakan yakni&#xD;
pengumpulan data, reduksi data, dan kesimpulan data.&#xD;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan fisik motorik&#xD;
mampu meningkatkan kepercayaan diri anak usia 3–4 tahun di Anuban&#xD;
Santiwit Thailand Selatan. Kepercayaan diri anak terlihat dari keberanian&#xD;
mereka untuk mencoba kegiatan baru, tampil di depan teman, menunjukkan&#xD;
hasil karya, serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Hal ini&#xD;
sejalan dengan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA)&#xD;
dalam Permendikbud Nomor 146 Tahun 2014. Peningkatan tersebut tidak&#xD;
terlepas dari upaya guru yang berperan sebagai teladan, fasilitator,&#xD;
pembimbing, dan motivator dalam setiap kegiatan fisik motorik. Guru&#xD;
memberikan dorongan, keteladanan, serta bimbingan yang membuat anak&#xD;
merasa aman, termotivasi, dan percaya diri untuk berpartisipasi aktif dalam&#xD;
kegiatan di kelas.</summary>
    <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Implementasi Kegiatan Ekstrakurikuler Tahfiz AlQur’an dalam Meningkatkan Hafalan Al-Qur’an Anak Usia 5-6 Tahun di TKIT At-Taqwa Garuda Tangerang</title>
    <link rel="alternate" href="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4401" />
    <author>
      <name>Syalsya Anisa Hakim, 21320091</name>
    </author>
    <id>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4401</id>
    <updated>2025-11-26T08:13:08Z</updated>
    <published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Implementasi Kegiatan Ekstrakurikuler Tahfiz AlQur’an dalam Meningkatkan Hafalan Al-Qur’an Anak Usia 5-6 Tahun di TKIT At-Taqwa Garuda Tangerang
Authors: Syalsya Anisa Hakim, 21320091
Abstract: TKIT At-Taqwa Garuda Tangerang mempunyai banyak program&#xD;
ekstrakurikuler salah satu diantaranya yaitu program Tahfiz Al-Qur’an.&#xD;
Program ini dibuat agar siswa-siswi TKIT At-Taqwa Garuda mempunyai&#xD;
wadah untuk menampung hafalan Al-Qur’an dan sebagai bentuk dukungan&#xD;
agar dapat meningkatkan hafalannya. Pelaksanaan program Tahfiz tersebut&#xD;
perlu adanya upaya dan dorongan dari pihak sekolah maupun luar sekolah,&#xD;
serta dukungan orang tua untuk menunjang pelaksanaan program ini dan&#xD;
mencapai target hafalan yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah:&#xD;
untuk mengetahui pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Tahfiz Al-Qur’an di&#xD;
TKIT At-Taqwa Garuda. Untuk mengetahui hafalan Al-Qur’an yang&#xD;
mengikuti kegiatan Ekstrakurikuler Tahfiz Al-Qur’an di TKIT At-Taqwa&#xD;
Garuda, dan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi hafalan anak di&#xD;
TKIT At-Taqwa Garuda.&#xD;
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif&#xD;
dengan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan&#xD;
adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh&#xD;
kemudian dianalisis dengan cara mereduksi data, menyajikan data, menarik&#xD;
kesimpulan dan mengecek keabsahan data.&#xD;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan Ekstrakurikuler&#xD;
Tahfiz di TKIT At-Taqwa dilaksanakan dengan cara saat memulai kegiatan&#xD;
yakni membaca do’a, muroja’ah bersama secara serempak, dan siswa di tes&#xD;
hafalannya satu persatu menggunakan metode talaqqi. Kegiatan&#xD;
ekstrakulikuler ini sangat bermanfaat dan berperan dalam meningkatkan&#xD;
hafalan siswa. Anak-anak mengalami perkembangan yang signifikan dalam&#xD;
kemampuan menghafal Al-Qur'an. Hal ini diukur dan dikuatkan melalui&#xD;
indikator kemampuan menghafal Al-Qur’an pada anak usia dini, yaitu:&#xD;
kelancaran, ketepatan tajwid dan makhrajnya. Faktor yang mempengaruhi,&#xD;
yaitu seperti bimbingan guru, metode pembelajaran yang variatif, kehadiran&#xD;
anak, pendampingan orang tua, pemberian motivasi, serta lingkungan yang&#xD;
kondusif menjadikan kegiatan ini efektif dalam meningkatkan hafalan anak.</summary>
    <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Pelaksanaan Pembiasaan Metode Bernyanyi Asmaul Husna dalam Menanamkan Nilai Keimanan Anak Usia Dini Di TKIT Akila Depok</title>
    <link rel="alternate" href="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4400" />
    <author>
      <name>Latifah Isnaenur Rohman, 21320083</name>
    </author>
    <id>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4400</id>
    <updated>2025-11-26T08:10:56Z</updated>
    <published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Pelaksanaan Pembiasaan Metode Bernyanyi Asmaul Husna dalam Menanamkan Nilai Keimanan Anak Usia Dini Di TKIT Akila Depok
Authors: Latifah Isnaenur Rohman, 21320083
Abstract: Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya pembiasaan&#xD;
nilai-nilai religius sejak usia dini, khususnya melalui kegiatan harian di TKIT&#xD;
Akila Depok. Salah satu pembiasaan yang diterapkan adalah pengenalan&#xD;
Asmaul Husna melalui metode bernyanyi, yang rutin dilakukan dalam&#xD;
pembelajaran. Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan anak pada namanama Allah, tetapi juga membantu menumbuhkan rasa cinta kepada Tuhan,&#xD;
memperkuat pemahaman tentang sifat-sifat-Nya, dan mendorong munculnya&#xD;
perilaku religius dalam keseharian anak.&#xD;
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, pengumpulan data&#xD;
dengan menggunakan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek&#xD;
penelitian ini terdiri dari 3 informan, yaitu: Kepala Sekolah dan 2 Guru kelas&#xD;
Tk B, TKIT Akila Depok. Teknik analisis data yang digunakan dengan cara&#xD;
pengumpulan data, reduksi data, penyajian data selanjutnya penarikan&#xD;
kesimpulan.&#xD;
Hasil penelitian ini berupa pembiasaan bernyanyi Asmaul Husna di&#xD;
TKIT Akila Depok terbukti sebagai metode yang menyenangkan dan efektif&#xD;
dalam menanamkan nilai keimanan kepada Allah SWT pada anak usia dini.&#xD;
Melalui lagu yang ceria dan diulang secara rutin, anak-anak lebih mudah&#xD;
mengenal, menghafal, dan memahami makna Asmaul Husna, yang turut&#xD;
membentuk sikap positif seperti kejujuran, kasih sayang, dan kesabaran.&#xD;
Kegiatan ini dilaksanakan secara konsisten setiap hari dan diperkuat dengan&#xD;
aktivitas penunjang seperti mewarnai dan doa bersama. Selain mendekatkan&#xD;
anak pada nilai-nilai spiritual, metode ini juga melatih keterampilan motorik,&#xD;
kerja sama, dan kreativitas. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada aspek&#xD;
kognitif, tetapi juga membentuk karakter dan kebiasaan baik sejak dini,&#xD;
sehingga memberikan dampak positif dalam pembentukan fondasi keimanan&#xD;
dan akhlak mulia anak.</summary>
    <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

