Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1662
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSaid Agil Husin Al-Munawar-
dc.contributor.advisorMuhammad Ulinnuha Husnan-
dc.contributor.authorSofian Effendi, 316440022-
dc.date.accessioned2022-02-26T05:03:55Z-
dc.date.available2022-02-26T05:03:55Z-
dc.date.issued2021-
dc.identifier.urihttp://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1662-
dc.description.abstractPenelitian ini mencoba mengungkap berbagai metode pembelajaran Al-Qur’an di Indonesia dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif yang bersifat kualitatif model pendekatan sejarah yang dikaji secara kronologis diakronis yaitu mengungkap sejarah perkembangan pembelajaran baca Al-Qur’an di Indonesia dengan melihat gejala sosial berdasarkan dimensi waktu yang memanjang, dengan mengklasifikasikan perkembangan pembelajaran Al-Qur’an secara periodik mulai dari abad klasik sampai abad kontemporer. Adapun pendekatan sosiologi dimaksudkan untuk meneropong aspek sosial peristiwa yang yang terjadi dari perkembangan metode pembelajaran Al-Qur'an tersebut. Menurut penelusuran peneliti, setidaknya ditemukan 261 metode pembelajaran Al-Qur’an, yang secara genealogi berpusar kepada 5 metode, yaitu metode (kaidah) Bagdādiyah, Metode Mahmudiah, Metode Qirā’ati, Metode Al-Barqy, dan Metode Cepat Pintar Membaca, Menulis, Mengerti Al-Qur’an, dari 5 metode tersebut bila dipetakan dari basis metode maka dapat dikelompokkan menjadi beberapa basis metode yaitu basis metode Tahajjī, Qiyāsī, Talaffuẓī dengan pendekatan suku kata dan Talaffuẓī dengan pendekatan kata lembaga dan basis metode Struktur Analisis Sintesis (SAS). Selain itu 261 metode pembelajaran jika dikategorisasi menurut genealogi, maka dapat dipetakan menjadi metode induk dan metode turunan, sedangkan apabila dipetakan berdasarkan standar materi tartīl makan penulis memetakan 6 tingkatan metode pembelajaran Al-Qur’an, kemudian apabila dilihat dari sifat metode maka dapat dikelompokkan menjadi metode tertutup, terbuka dan semi tertutup, adapun apabila dipetakan berdasarkan Berdasarkan Tingkat Persebaran maka terdapat metode yang berskala Internasional, Nasional, lokal kedaerahan dan lokal kelembagaan disamping itu terdapat pula metode yang memiliki pengguna tentatif dan metode-metode yang tidak memiliki pengguna, terakhir jika dilihat berdasarkan jenis maka terdapat metode cepat baca dan metode tepat baca. Selain itu penulis juga mencoba menggali 260 tersebut dari dari aspek karakteristik dari kemunculannya maka didapatkan metode-metode yang bersifat solusional, ada pula bernuansa ideologis ada pula bersifat pragmatis dan bersifat repetitive dan artifisial. Pada akhirnya disertasi ini ingin menunjukkan bahwa sejarah perkembangan metode pembelajaran baca Al-Qur’an di Indonesia mengalami kemajuan ke arah yang lebih baik, terstruktur, produktif, efektif dan efisien. Hal ini ditujukkan kemajuan pembelajaran Al-Qur’am dari manual ke digital, dari individual ke klasikal, dan dari tahajjī ke talaffuẓi. Kendatipun demikian sebagian besar dari metode-metode tersebut tetap mempertahankan ketersambungan sanad secara talaqqī syafahī, walaupun terdapat juga metode-metode yang tidak memperhatikan aspek ketersambungan sanad.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherPascasarjana Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakartaen_US
dc.subjectSejarahen_US
dc.subjectMetodeen_US
dc.subjectPembelajaranen_US
dc.subjectBacaen_US
dc.subjectAl-Qur’anen_US
dc.titleSejarah dan Perkembangan Metode Pembelajaran Baca Al-Qur’an di Indonesiaen_US
dc.typeDisertasien_US
Appears in Collections:Disertasi S3 Ilmu Al Quran dan Tafsir

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
316440022-Sofian Effendi.pdf
  Restricted Access
Disertasi-31644002212.1 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in IIQJKT-R are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.