Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1759
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorAbdul Halim Sholeh-
dc.contributor.advisorPahrurraji-
dc.contributor.authorIndah Wahyu Ningsih, 218430234-
dc.date.accessioned2022-08-18T04:39:19Z-
dc.date.available2022-08-18T04:39:19Z-
dc.date.issued2020-
dc.identifier.urihttp://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1759-
dc.description.abstractTesis ini membahas tentang Telaah Kitab Tajwid di Pulau Jawa; Studi Komparatif Kitab Fathul Mannan dan Buku Metode Maisura. Kajiannya dilatar belakangi oleh minimnya kajian tentang masalah Ilmu Tajwid, khususnya yang membahas dan menelaah langsung Kitab Tajwid karya ulama Indonesia. Padahal Ilmu Tajwid merupakan pintu gerbang seseorang dalam membaca Al-Qur’an secara Tartil sebagaimana Allah perintahkan dalam Al-Qur’an surah Al-Muzzammil ayat 4 (empat). Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji dan mengkomparasikan dua kitab di bidang Ilmu Tajwid karya ulama pulau Jawa, yakni Kitab Fathul Mannan karya KH. Maftuh Basthul Birri dari Lirboyo Kediri dan Buku Petunjuk Praktis Tahsin Tartil Al-Qur’an Metode Maisura karya Dr. KH. Ahmad Fathoni, Lc.MA. Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: bagaimana sistematika penulisan dan analisis komparatif Kitab Fathul Mannan dan Buku Petunjuk Praktis Tahsin Tartil Al-Qur’an Metode Maisura Menuju Muara Ilmu Tajwid Terpadu dan Komprehensip? Permasalahan tersebut dibahas melalui penelitian studi pustaka (library research), sumber data primer adalah Kitab Fathul Mannan dan Buku Petunjuk Praktis Tahsin Tartil Al-Qur’an Metode Maisura Menuju Muara Ilmu Tajwid Terpadu dan Komprehensip. Dan sumber sekundernya adalah kitab-kitab Ilmu Tajwid serta buku-buku lain yang bersangkutan dan relevan. Adapun teknik analisis data menggunakan metode Deskriptif Analisis dan Metode Analisis Kontent (content analytic), temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Kitab Fathul Mannan ditulis dengan bahasa sederhana, terkadang keluar dari kaidah EYD (ejaan yang disempurnakan) dan tercampur dengan bahasa Jawa tanpa ada keterangan dari penyusunnya. Kitab tersebut ditulis dengan gaya bahasa lisan layaknya guru/ kiai yang mengajar para santrinya. Berbeda dengan Buku Metode Maisura yang ditulis dengan menggunakan gaya bahasa ilmiah dengan memperhatikan kaidah EYD. Pembahasan dalam Buku Metode Maisura lebih kompleks dan luas dengan menampilkan informasi perbandingan Mushaf Al-Qur’an terbitan Indonesia dan Timur Tengah dengan ragam qiraat yang berbeda-beda.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherProgram Pascasarjana Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakartaen_US
dc.subjectTajwiden_US
dc.subjectTartil Al-Qur’anen_US
dc.subjectFathul Mannanen_US
dc.subjectMetode Maisuraen_US
dc.titlePengaruh Kepuasan Tilawati Cabang Jabotabek dan Banten Terhadap Kualitas Mutu Pelayanan Tilawati Pusat (Analisis Studi Diklat Metode Tilawati)en_US
dc.typeTesisen_US
Appears in Collections:Tesis S2 Pendidikan Agama Islam

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
218430234-Indah Wahyu Ningsih.pdf
  Restricted Access
218430234-Tesis2.91 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in IIQJKT-R are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.