Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/2482
Title: Penanggulangan Kemiskinan Menurut Al-Qur’an dan Hadis
Authors: Arnis M. Arab, 299410064
Advisor: Anwar Ibrahim
A. Sukardja
Issue Date: 2003
Publisher: Program Pascasarjana Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta
Abstract: Kemiskinan sebagai suatu keadaan yang serba kurang dalam memenuhi keburuhan ekonomis, berimplikasi jamak pada kehidupan seseorang atau masyarakat. Pada zaman sekarang ini, masalah kemiskinan dan problematika ekonomi secara umum telah merusak akal dan jiwa manusia secara luas. Sikap kapitalisme masalah kemiskinan dianggap sebagai suratan nasib dan qadar, masyarakat dan pemerintah tidak bertanggung jawab untuk mengatasinya, orang kaya pun tidak memiliki kewajiban untuk mengulurkan tangan kepada mereka kecuali hanya sekedar formalitas atau belas kasihan. Allah SWT menjadikan manusia berbeda-beda dalam merasakan kefakiran, dari satu individu ke individu lain, dan dari satu kelompok ke kelompok lain. Ketidaktahuan umat tentang system ekonomi islam membuat mereka gampang terpengaruh oleh pihak lain serta terpedaya oleh berbagai propaganda menyesatkan. Malapetaka kefakiran dan kemiskinan tidak hanya terbatas pada sisi rohani dan akhlak, bahayanya juga mengancam sisi pemikiran manusia. Selain itu, kemiskinan bisa merenggangkan hubungan antar anggota keluarga, bahkan bisa memutus tali kasih sayang daintara mereka. Kemiskinan juga dapat mempengaruhi kedaulatan, kebebasan dan kemerdekaan suatu bangsa. Seseorang yang hidup melarat tidak akan mau membela suatu bangsanya, sebab tidak memberinya makan dan melindungi diri dari rasa takut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis yakni suatu cara menganalisa yang bersifat umum dengan memberikan gambaran berdasarkan data di dalam Al-Qur’an dan hadis-hadis serta pendapat ulama. Kemudian metode research (penelitian) yakni metode pengumpulan data melalui buku-buku ilmiah termasuk didalamnya artikel, makalah, lokakarya, catatan kuliah dan ketentuan hukum dalam berbagai tulisan ilmu pengetahuan. Hasil penelitian ini bahwa pemikiran terkait kemiskinan suatu hal yang suci, terpuji, bukan suatu cobaan, bencana, serta bahaya yang tidak perlu diatasi. Dalam islam hamba Allah yang miskin itu cobaan dari Allah SWT, suatu bencana dapat dihindari dengan hanya atas pertolongannya. Pendapat dari suatu golongan bahwa kemiskinan itu suatu takdir Allah yang pasti tidak bisa berubah. Islam meluruskan pemikiran seperti diatas, prinsip yang diajarkan islam adalah setiap persoalan pasti ada penyelesaiannya. Pemikiran bahwa orang kaya pemilik harta secara mutlak, dalam pandangan islam harta yang dimiliki orang kaya adalah milik Allah. Orang kaya hanya diberi kepercayaan dan otoritas untuk mengolahnya. Islam mendukung konsep kepemilikan pribadi karena konsep ini dapat memuaskan fitrah manusia. Ini juga berdampak positif terhadap kemajuan masyarakat dengan keberhasilan ekonomi. Keberhasilan perekonomian sebagai jaminan untuk mewujudkan kebebasan sosial dan politik.
URI: http://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/2482
Appears in Collections:Tesis S2 Ilmu Al Quran dan Tafsir

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
299410064-Arnis M. Arab.pdf
  Restricted Access
299410064-Tesis11.8 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in IIQJKT-R are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.