Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/2539
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorRomlah Widayati, Ali Mursyid-
dc.date.accessioned2023-04-15T07:45:49Z-
dc.date.available2023-04-15T07:45:49Z-
dc.date.issued2014-
dc.identifier.urihttp://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/2539-
dc.description.abstractPenelitian ini berjudul Kompetensi Pemahaman Qirâ’at Mahasiswi IIQ Jakarta. Penelitian ini memiliki nilai penting minimal karena beberapa alasan: Pertama, karena Qirâ’at al-Qur’an adalah salah satu mata kuliah yang menjadi ciri khas IIQ Jakarta, selain tahfizh, nagham, rasm, ulumul Qur’an dan Tafsir. Meneliti ilmu Qirâ’at di IIQ Jakarta adalah sesuatu yang tepat dan signifikan. Kedua, meneliti mahasiswi IIQ Jakarta, berarti juga meneliti mahasiswi asal DKI Jakarta, karena dari penelitian ini, diketahui bahwa jumlah mahasiswi IIQ yang berasal dari DKI Jakarta mencapai 23 % setiap tahunnya.. Artinya meneliti mahasiswi IIQ terkait erat dengan meneliti mahasiswi asal DKI Jakarta. Masalah yang menjadi fokus penelitian ini adalah: (1) Sejauh mana kompetensi dan penguasaan Ilmu Qirâ’at mahasiswa IIQ Jakarta? (2) Bagaimana Metode Pengajaran yang tepat untuk pembelajaran Ilmu Qirâ’at? (3) Bagaimana pengaruh latar belakang pendidikan terhadap tingkat penguasaan mahasiswa terhadap mata kuliah ilmu Qirâ’at ? (4) Bagaimana keberadaan mahasiswi asal DKI Jakarta di IIQ dan bagaimana pula kompetensi Ilmu Qirâ’at mereka? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan penelitian itu, penelitian ini menggunakan pendekatan normative dan pendekatan empiris. Pendekatan normative diperlukan untuk mendapatkan gambaran tentang bagaimana metode dan model pengajaran Ilmu Qirâ’at dilakukan, terutama berdasarkan pengalaman dan teori yang ada. Sedangkan pendekatan empiris diperlukan untuk melihat sejauhmana tingkat kompetensi dan penguasaan mahasiswa IIQ Jakarta terhadap pengusaan Qirâ’at. Penelitian ini juga menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitiatif sekaligus. Ini yang disebut dengan penelitian kombinasi (mixed methods), dengan analisa dan penyajian secara deksriptif analitis. Dari hasil penelitian ini ditemukan hal-hal berikut: Pertama, Kompetensi mahasiswa Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta bidang Qira’at sangatlah baik. Indikatornya adalah bahwa nilai ujian ilmu Qira’at para mahasiswa lebih banyak yang mendapatkan nilai sangat baik dan baik. Konpetensi sangat baik dan baik ini meliputi pengetahuan teori qira’at dan parkatekknya (tathbiqnya). Kedua, Pengajaran yang tepat untuk mengajarkan Ilmu Qira’at bagi mahasiswi IIQ Jakarta adalah dengan cara pengajaran ilmu qirâ’at persis pada masa Rasulullah, sahabat, tabi’in, yang dilakukan iv dengan sistem talaqqi, atau musyafahah (Rasulullah saw dengan para sahabat atau berhadapan langsung antara guru dengan murid). Ketiga, berdasarkan penelitian melalui angket tentang latar belakang mahasiswa dan nilai mata kuliah yang diperoleh mahasiswa berlatar belakang pesantren dan bukan pesantren menunjukkan bahwa: latar belakang pendidikan pesantren atau bukan pesantren tidak memiliki signifikansi pada kompetensi, penguasaan atau nilai prestasi mahasiswi IIQ Jakarta dalam bidang Qira’at. Karena memang, mahasiswa baik lulusan pesantren atau bukan lulusan pesantren, faktanya membuktikan mereka bisa mendapatkan nilai sangat baik, dan ada juga yang nilainya sekedar baik saja. Begitu juga mahasiswa lulusan non pesantren, yang nilainya sangat baik juga banyak dan ada juga yang nilainya sekedar baik saja. Jadi, baik lulusan pesantren maupun bukan lulusan pesantren, kemampuan mahasiswi IIQ Jakarta di bidang Qira’at, rata-rata sangat baik dan baik, tidak ada yang cukup saja atau bahkan buruk. Keempat, mahasiswa IIQ Jakarta, khusus yang berasal dari DKI Jakarta, jumlahnya 23% dari jumlah seluruhnya. Artinya keberadaan mahasiswi asal DKI Jakarta di DKI, cukup seginifikan, dan artinya proses pembelajaran di IIQ memiliki urgensi dan arti signifikan bagi upaya pencerdasan generasi muda DKI. Ini ditambah lagi, fakta membuktikan bahwa Sementara itu untuk mahasiswa IIQ asal DKI Jakarta, yang secara keseluruhan adalah 23 % dari jumlah seluruh mahasiswi IIQ, ternyata juga menunjukkan kualitas kempetensi Ilmu Qira’at nya juga membanggakan, 53 % diantaranya mendapatkan nilai A, dan 47 % mendapat nilai B. Tidak ada yang prestasi atau kompetensinya buruk (C)en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherKerjasama Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta dengan Pemerintah Daerah DKI Jakartaen_US
dc.subjectQiraaten_US
dc.subjectpemahaman ilmu Qiraaten_US
dc.subjecttalaqqien_US
dc.subjectmusyafahahen_US
dc.subjectkompetisien_US
dc.titleKompetensi Pemahaman Qirâ’at Al-Qur’an Mahasiswi IIQ Jakartaen_US
dc.typeArticleen_US
Appears in Collections:Jurnal, Prosiding, Makalah

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Laporan Penelitian Romlah dan Ali M.pdf1.71 MBAdobe PDFView/Open


Items in IIQJKT-R are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.