Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/281
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorHuzaemah Tahido Yanggo-
dc.contributor.advisorHasanudin-
dc.contributor.authorMaria Ulfa, 207610016-
dc.date.accessioned2019-11-21T03:56:43Z-
dc.date.available2019-11-21T03:56:43Z-
dc.date.issued2016-
dc.identifier.urihttp://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/281-
dc.description.abstractUmar Hubeis merupakan salah seorang ulama nasional yang menulis tentang Bank ASI, Beliau merupakan salah seorang yang melarang diadakannya Bank ASI, karena akan mengacaukan dalam masalah nasab/keturunan dan lebih berbahaya dimana banyak tercampur air susu ibu yang tidak dikenal. Akan tetapi pendapat ini bisa dibantahkan karena aturan mengenai segala hal yang berhubungan dengan Bank ASI sudah dibakukan dan sudah menjadi sebuah keharusan untuk dijadikan sebagai pedoman bagi instansi manapun yang ingin mengadakan Bank ASI. Tulisan ini merupakan suatu sanggahan atas pendapat Umar Hubeis tentang pelarangan pendirian Bank ASI, karena setelah diteliti secara seksama alasan pelarangan pendirian Bank ASI menurut Umar Hubeis dirasa kurang relevan. Namun walaupun begitu alasan yang melatarbelakangi pendapat Umar Hubeis tersebut juga perlu kita ketahui, karena tidak mungkin seorang ulama mengfatwakan suatu masalah jika tidak dilatarbelakangi oleh suatu permasalahan. Melalui metode content analysis (analisis isi) serta dalam penarikan kesimpulan menggunakan metode induksi dan deduksi. Penulis mengumpulkan data berupa sumber primer dan sekunder, sumber primer dalam penelitian ini adalah buku fatawa karya Umar Hubeis serta karya Yu ̂su ̂f al-Qara ̂dha ̂wi berkaitan dengan Bank ASI yaitu kitab Min Hady ̂ al-Islam Fatawa Muʻa ̂shirah. Sedangkan sumber sekunder adalah literature yang berhubungan langsung dengan bab radha ̂ʻah dari kitab-kitab fikih karya ulama salaf, dan yang berhubungan dengan Bank ASI didapatkan dari beberapa buku dan jurnal terpercaya. Kebolehan mendirikan Bank ASI kemudian penulis perkuat lagi dengan menguraikan berbagai fatwa, seperti fatwa Yu ̂su ̂f al-Qara ̂dha ̂wi, fatwa MPKS, Lajnah Fatwa Universitas Al-Azhar, dan fatwa MUI mengenai Bank ASI.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherPascasarjana Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakartaen_US
dc.titleBank ASI Dilihat Dari Sisi Agama Serta Kaitannya Dengan Hukum Radha'ahen_US
dc.title.alternativeStudi Atas Tulisan Umar Hubeis Tentang Bank ASIen_US
dc.typeTesisen_US
Appears in Collections:Tesis S2 Hukum Ekonomi Syariah

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Maria Ulfa (207610016).pdf
  Restricted Access
Tesis-2076100163.87 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in IIQJKT-R are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.