Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/283
Title: Terapi Rumatan Metadon Bagi Pengguna Narkoba Suntik Dalam Tinjauan Hukum Islam
Authors: Abdullah Syafei, 211610102
Advisor: Artani Hasbi
Umi Husnul Khotimah
Issue Date: 2016
Publisher: Pascasarjana Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta
Abstract: Metadon termasuk kedalam narkotika golongan II, dan jika dikonsumsi dalam waktu yang lama akan menyebabkan ketergantungan fisik. Jika berhenti mengkonsumsi metadon secara tiba-tiba, akan mengalami gejala putus zat. Dalam hukum Islam, keharaman narkoba dikiaskan kepada khamr, karena keduanya menimbulkan efek yang sama yaitu dapat memabukan, menghadirkan kenikmatan semu, dan menimbulkan kecanduan, membuat rusak sistem kerja otak, menimbulkan banyak penyakit, baik penyakit dalam atau luar. Berdasarkan latar belakang tersebut, masalah yang penulis teliti dalam masalah ini mengenai hukum terapi rumatan metadon bagi pengguna narkoba suntik dalam tinjaun hukum Islam. Kepatuhan yang kuat dari pasien dan dengan pengawasan yang ketat dari dokter, penggunaan metadon dapat membantu menghilangkan kebiasaan memakai opioda, mengurangi tingkat kriminalitas, dan membantu memperbaiki hubungan pasien dilingkungan sosialnya. Metadon mampu meningkatkan produktivitas pecandu secara social sehingga berbagai masalah social yang timbul dapat diminimalisir atau bahkan dapat dihilangkan. Para pecandu yang mengikuti rumatan metadon dapat kembali menjalani kehidupan yang normal, meningkatkan kemampuan diri sendiri. Selama pemberian jangka panjang, efek yang tidak diinginkan berkurang setelah beberapa minggu, namun demikian konstipasi dan berkeringat akan tetap ada, Beberapa efek samping yang muncul akibat metadon antara lain: hypoventilasi (depresi pernafasan), konstipasi (penurunan kerja usus, sehingga akan menimbulkan sulit BAB), pupil yang miosis (pupil berkontriksi, sehingga penglihatan menjadi kurang jelas terutama pada tempat gelap), nausea (mual), hipotensi, halusinasi, pusing, muntah, aritmia jantung (bunyi jantung yang ireguler), anoreksi (penurunan nafsu makan), peningkatan berat badan, nyeri perut, xerostomia (mulut kering), perspiration (keringat berlebih), flushing (wajah memerah), kesulitan BAK, pembengkakan pada tangan dan kaki, perubahan mood, penglihatan kabur, insomnia, impotensi, ruam kulit, kejang. Jika dikombinasikan dengan obat lain akan berpotensi menimbulkan kematian. Metode penelitian dalam tesis ini adalah menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan yuridis yaitu menghimpun data-data yang dibutuhkan, selanjutnya disesuaikan dan dianalisis secara teliti berdasarkan hukum Islam. Langkah berikutnya adalah memaparkan hasil temuan penelitian tersebut secara sistematis dan akurat. Kemudian penulis juga menggunakan metode penelitian lapangan (Field research) dalam mengumpulkan data-data yang dibutuhkan melalui wawancara dengan para pasien yang mengikuti program terapi rumatan metadon, para ahli hukum Islam dan juga yang berkompeten dan tahu banyak tentang seluk beluk masalah terapi Metadon. Hasil penelitian menunjukan bahwa program terapi rumatan metadon dalam prespektif penanggulangan HIV/AIDS adalah tidak benar dan dalam presfektif penyalahgunaan narkoba sama sekali tidak menyelesaikan masalah. Penggunaan metadon tidak lebih dari sekedar untuk menggantikan opioid ilegal, mabuk (ngefly) dengan narkoba yang murah dan legal. Berhenti dari putaw atau NAPZA, sesungguhnya bukan karena metadon tetapi karena niat yang kuat dari sipecandu, bahkan keluarga dan lingkungan hanya sebatas mampu memberikan dukungan dan ketegasan. Metadon memiliki efek samping yang bisa merusak kesehatan manusia. Dengan demikian, menggunakan metadon sebagai pengobatan atau terapi hukumnya adalah haram. Selain karena keharaman narkoba sudah qoth’i, metadon hanya pengalihan bukan penyembuhan.
URI: http://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/283
Appears in Collections:Tesis S2 Hukum Ekonomi Syariah

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Abdullah Syafei (211610102).pdf
  Restricted Access
Tesis-2116101025.94 MBAdobe PDFView/Open Request a copy
Abdullah Syafei (211610102)- tesis pilihan.pdfTesis Pilihan-2116101023.11 MBAdobe PDFView/Open


Items in IIQJKT-R are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.