Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/3195
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorAbdul Muhaimin Zen-
dc.contributor.advisorMuhammad Ulinnuha-
dc.contributor.authorUsman Badrun, 221411067-
dc.date.accessioned2023-09-18T10:03:04Z-
dc.date.available2023-09-18T10:03:04Z-
dc.date.issued2023-
dc.identifier.urihttp://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/3195-
dc.description.abstractAl-Qur`an mengandung berbagai manfaat yang mampu menyelesaikan permasalahan sosial masyarakat. Dari sekian banyak kandungan Al-Qur’an salah satunya adalah perintah zikir karena itu tesis ini membahas tentang zikir dalam tafsir Al-Qur’an telaah komparatif kitab Tafsir Al-Marāgiy karya Ahmad Mudtafa Al-Marāgiy (w 1952 M) dan Ṣafwah At-Tafāsīr karya Muhammad Ali Aṣ-Ṣabuniy (w 2021 M), kitab tersebut menarik perhatian untuk dijadikan analisis komparatif, dimana pemikiran-pemikiran mereka berdua dalam tafsirnya memuat sarat rasionalitas dan taswuf. Tesis ini menjawab pertanyaan bagaimana penafsiran ayat-ayat zikir dalam Tafsir Al-Marāgiy dan Ṣafwah At-Tafāsīr? Serta bagaimana perbandingan penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an berkaitan dengan zikir dari kedua mufasir dalam kitab Tafsir Al-Marāgiy dan Ṣafwah At-Tafāsīr? Dengan metode kualitatif deskriptif, peneliti menjawab pertannyaan penelitian tersebut melalui pencarian data kepustakaan, lebih khusus kitab Tafsir Al-Marāgiy dan Ṣafwah At-Tafāsīr. Selain itu peneliti mencari kitab tafsir lain seperti Tafsir Al-Qur’an Ibn Kaṡir, Tafsir jalalain, buku dan artikel yang relavan dengan penelitian ini. Selanjutnya peneliti menafsir data-data yang terkumpul secara analisis mengguankan pengumpulan jumlah unit-unit pada analisis. Tesis ini menemukan beberapa poin, pertama menemukan pengertian zikir pandangan Tafsir Al-Marāgiy dan Ṣafwah At-Tafāsīr, dari ayat-ayat zikir. Bahwa zikir merupakan proses komunikasi antara seorang hamba dengan tuhannya atau usaha manusia untuk mengingat dan mendekatkan diri kepada Allah swt, dengan berbagai macam bentuk ibadah dan ketaatan. Kedua menemukan metodologi penafsiran kitab Tafsir Al-Marāgiy yaitu berupa metode tahlili, corak tasawuf, sumber penafsiran bil-ma’sur, bil-ijtihadi dan bir-ra’yi, aviliasi mazhab fikih As-Syafi’i, serta aviliasimazhab kalam As-A’riyah. Dan juga menemukan metodologi penafsiran Ṣafwah At-Tafāsīr yaitu berupa metode ijmali, corak fikih, sumber bil-ma’sur, aviliasi mazhab fikih As-Syafi’i, serta aviliasimazhab kalam As-A’riyah.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherProgram Pascasarjana Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakartaen_US
dc.subjectZikiren_US
dc.subjectTafsir Al-Marāgiyen_US
dc.subjectSafwah At-Tafāsīren_US
dc.titleZikir dalam Tafsir Al-Qur’an (Telaah Komparatif Kitab Tafsir Al-Maragiy dan Safwah At-Tafasir)en_US
dc.typeTesisen_US
Appears in Collections:Tesis S2 Ilmu Al Quran dan Tafsir

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
221411067 - Usman Badrun.pdf
  Restricted Access
221411067 - Tesis2.45 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in IIQJKT-R are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.