Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/731
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorAndi Rahman-
dc.contributor.authorMabrurotul Hasanah, 14210586-
dc.date.accessioned2020-07-01T06:07:18Z-
dc.date.available2020-07-01T06:07:18Z-
dc.date.issued2018-
dc.identifier.urihttp://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/731-
dc.description.abstractDalam menafsirkan al-Qur`an, para ulama banyak menggunakan metode bil ma`tsur atau menafsirkan ayat-ayat al-Qur`an dengan hadis nabi, ayat al-Qur`an dengan ijma` sahabat dan ulama. Tafsir Al-Iklîl fî ma`ânî at-Tanzîl tidak luput dengan penafsiran metode diatas, akan tetapi dalam menafsirkan al-Qur`an banyak menggunakan hadis yang belum jelas keshahihannya. Terkadang beliau mencantumkan hadis yang tidak ada sanad dan matannya atau menggunakan bahasa penafsir sendiri (jawa pegon), tidak terdapat sanadnya atau hanya menggunakan potongan matan hadisnya. Bila kita meneliti kitab Taurat (Perjanjian Lama) kita akan mendapati bahwa kitab suci itu juga memuat banyak kisah yang sama seperti yang terdapat dalam Al-Qur`an, terutama kisah-kisah yang berhubungan dengan para nabi, walaupun terdapat perbedaan-perbedaan besar atau kecil. Dalam mengemukakan kisah-kisah para nabi, Al-Qur`an menampilkan pola yang berbeda dengan pola Taurat dan Injil. Al-Qur`an hanya mengambil bagian-bagian kisah yang membawa kisah yang membawa nasihat dan pelajaran, tidak mengungkapkan permasalahannya secara rinci. Isrâilîyat surah Yusuf dalam Tafsir Al-Iklîl Fî Ma`ânî At-Tanzîl ada tiga yaitu: Isrâilîyat yang dipandang benar (shahih), Isrâilîiyat yang dipandang tidak benar (dha`if), dan Isrâilîyat yang dipandang mungkin benar dan mungkin tidak benar. Dalam surah Yusuf yang mengandung Isrâilîyat yaitu: ayat 4, 19, 20, 24, 42, 51-53, 56. Penelitian ini termasuk jenis penelitian keperpustakaan (library reseach). Oleh karena itu data-data dalam penelitian ini sepenuhnya berupa bahan pustaka tertulis baik berupa kitab-kitab tafsir, buku, jurnal dan lainnya yang berkaitan dengan topik yang dibahas. Sumber data primer Tafsir Al-Iklîl fî ma`ânî at-Tanzîl karya KH. Misbah Musthafa dan Bible. Sumber data sekunder diambil dari sumber literatur tentang KH. Misbah Musthafa, kitab-kitab tafsir, Ulumul Qur`an, dan literatur lainnya yang berkaitan dengan pokok pembahasan dalam penelitian ini. Sumber data yang menghasilkan kesimpulan kemudian dikaji dengan pendekatan komparatif terhadap kisah Israiliyat surah Yusuf dalam Tafsir Al-Iklîl fî ma`ânî at-Tanzîl karya KH. Misbah Musthafa dan Bible.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherInstitut Ilmu Al Quran (IIQ) Jakartaen_US
dc.subjectIsrâilîyaten_US
dc.subjectTafsir Al-Iklîl fî ma`ânî at-Tanzîlen_US
dc.subjectBibleen_US
dc.titleIsrâilîyat Surah Yusuf Kajian Komparatif Pada Tafsir Al-Iklîl fî ma`ânî at-Tanzîl Karya KH. Misbah Musthafa dan Bibleen_US
dc.typeSkripsien_US
Appears in Collections:Skripsi S1 Ilmu Al-Quran dan Tafsir

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
14210586.pdf
  Restricted Access
2.43 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in IIQJKT-R are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.