<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>IIQJKT-R Community:</title>
  <link rel="alternate" href="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/97" />
  <subtitle />
  <id>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/97</id>
  <updated>2026-04-06T10:31:21Z</updated>
  <dc:date>2026-04-06T10:31:21Z</dc:date>
  <entry>
    <title>Korelasi Minat Belajar terhadap Prestasi Belajar dalam Bidang Studi llmu Tajwid (Studi Kasus Siswa di MTs Amanatul Buda Ciledug Tangerang)</title>
    <link rel="alternate" href="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4770" />
    <author>
      <name>Mimi Jamilah Laelatul Mubarokah, 09310918</name>
    </author>
    <id>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4770</id>
    <updated>2026-01-21T04:07:17Z</updated>
    <published>2016-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Korelasi Minat Belajar terhadap Prestasi Belajar dalam Bidang Studi llmu Tajwid (Studi Kasus Siswa di MTs Amanatul Buda Ciledug Tangerang)
Authors: Mimi Jamilah Laelatul Mubarokah, 09310918
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya korelasi antara minat belajar dengan prestasi belajar yang diraih oleh para siswa dalam bidang mata pelajaran Ilmu Tajwid di MTs Amanatul Ruda Ciledug Kota Tangerang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kuantitatif dengan rumus korelasi product moment. &#xD;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi antara minat dan prestasi belajar dalam bidang studi Ilmu Tajwid. Hal tersebut dapat diketahui dari hasil perhitungan dengan menggunakan rum us korelasi product moment maka diperoleh r xy = 0,12 lalu rxy ini kemudian dikonsultasikan dengan ftabel baik pada taraf signifikansi 5% maupun pada taraf signifikansi 1 % ternyata nilai rxy lebih rendah. Oleh karena itu pengujian hipotesis ini menerima Ho dan menolak Ha. Penelitian ini dilakukan pada siswa siswi MTs Amanatul Ruda kelas VII yang berjumlah 66 siswa, kelas VIII sebanyak 61 siswa dan kelas IX berjumlah 52 siswa, total jumlah sebanyak 1 79 siswa. Dalam penelitian ini telah diambil sampel pada kelas VIII sebanyak 61 dari 1 79 siswa</summary>
    <dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Penyelesaian Sengketa Hak Cipta Di Luar Pengadilan (Studi Kasus Penyelesaian Sengketa Hak Cipta PT. Ekatama Cipta Lestari dengan PT. Suara Agung Tentang Tanda Waqaf lbtida')</title>
    <link rel="alternate" href="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4769" />
    <author>
      <name>Khumairoh Nurull Fathoni, 11110596</name>
    </author>
    <id>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4769</id>
    <updated>2026-01-21T04:03:29Z</updated>
    <published>2016-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Penyelesaian Sengketa Hak Cipta Di Luar Pengadilan (Studi Kasus Penyelesaian Sengketa Hak Cipta PT. Ekatama Cipta Lestari dengan PT. Suara Agung Tentang Tanda Waqaf lbtida')
Authors: Khumairoh Nurull Fathoni, 11110596
Abstract: Indonesia merupakan Negara yang memiliki keaneragaman suku bangsa, budaya, serta kekayaan di bidang seni dan sastra. Pengembangan­pengembangan kekayaan intelektual yang lahir dari keaneragaman tersebut memerlukan perlindungan Hak Cipta. Perkembangan di bidang perdagangan, industry, dan investasi telah sedemikian pesat sehingga memerlukan peningkatan perlindungan bagi pencipta dan pemilik hak terkait dengan tetap memerhatikan kepentingan masyarakat luas. &#xD;
Pelanggaran hak cipta mungkin saja bisa terjadi, seperti kasus yang terjadi antara PT. Ekatama Cipta Lestari dengan PT. Suara Agung yang sama-sama memproduksi Al-Qur'an. Tanda ibtida' yang digunakan dalam simbol "play terbalik" dan sama-sama diaplikasikan pada Al­Qur'an produksi masing-masing. PT. Suara Agung telah lebih dulu mendaftarkan RAK.I nya mengenai tanda ibtida' ini, merasa bahwa PT. Ekatama Cipta Lestari telah melakukan pelanggaran hak cipta, sehingga PT. Suara Agung mensomasi PT. Ekatama Cipta Lestari untuk melakukan penggantian tanda ibtida' dengan tanda selain "play terbalik" dan menuntut kompensasi pembayaran ganti rugi atas pelanggaran hak cipta yang dilakukan. &#xD;
Kedua Perusahaan ini mengambil jalur penyelesaian sengketa di luar pengadilan. Penyelesaian perkara pelanggaran dan sengketa lainnya mengenai hak cipta secara efektif dapat dilakukan melalui proses mediasi,arbitrase atau pengadilan. 1 Pada hakikatnya, penyelesaian sengketa tertua</summary>
    <dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Tinjauan Hukum Islam terhadap Pemherian Kulit dan Hewan Qurban Kepada Jagal (Studi Kasus di Taman Iskandar Muda Cabang Pasar Minggu)</title>
    <link rel="alternate" href="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4768" />
    <author>
      <name>Syarifah Afifah Zahra, 14110749</name>
    </author>
    <id>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4768</id>
    <updated>2026-01-21T03:57:32Z</updated>
    <published>2018-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Tinjauan Hukum Islam terhadap Pemherian Kulit dan Hewan Qurban Kepada Jagal (Studi Kasus di Taman Iskandar Muda Cabang Pasar Minggu)
Authors: Syarifah Afifah Zahra, 14110749
Abstract: Taman Iskandar Muda atau biasa disebut dengan singkatan (TIM) ini adalah salah satu tempat perkumpulan warga Aceh yang ada di Cabang Pasar Minggu.Setiap penyelenggaraan ibadah qurban di Tamari Iskandar Muda sangat antusias ini di buk:tikan karena pelaksanaan penyembelihan hewan qurban terkoodinir dengan adanya ketua penyembelihan hewan qurban di Taman Iskandar Muda.Ketua penyembelihan qurban biasanya sudah di percaya dalam mengurus penyelenggaraan qurban.Ada beberapa fenomena yang terjadi di Taman lskandar Muda.Pada saat penyembelihan hewan qurban, penyembelihan dilakukan oleh tukang jagal dan dibantu oleh panitia masing-masing yang telah ciibentuk sebelumnya.Hampir semua hanya memiliki satu orang tukang jagal dan memiliki beberapa orang panitia sesuai dengan banyaknya jumlah hewan qurban. &#xD;
Sudah menjadi kebiasaan dan kebijakan bahwa setiap rumah dibagikan I kupon untuk mengambil jatah 1 bungkus dari hasil penyembelihan hewan qurban. Selain itu seorang tukang jagal juga mendapatkan 1 kupon sebagai jagal dan juga mendapatkan bagian hewan qurban lebih banyak seperti mendapatkan kepala, kulit maupun daging lebih banyak. Sudah menjadi tradisi setiap tahun bahwa jagal mendapatkan bagian lebih banyak baik daging, kepala maupun kulitnya.</summary>
    <dc:date>2018-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>lmplementasi Fatwa Dewan Syariah Nasional No. 17/DSN-MUI/IX/2000 tentang Takzir (Sanksi Peringatan) Pada akad Murabahah dalam Pembiayaan Sepeda Motor (Studi Kasus Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Al-Salam Limo Depok Jawa Barat)</title>
    <link rel="alternate" href="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4767" />
    <author>
      <name>Noor Uz'dmah Hayati, 14110738</name>
    </author>
    <id>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4767</id>
    <updated>2026-01-21T03:53:29Z</updated>
    <published>2018-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: lmplementasi Fatwa Dewan Syariah Nasional No. 17/DSN-MUI/IX/2000 tentang Takzir (Sanksi Peringatan) Pada akad Murabahah dalam Pembiayaan Sepeda Motor (Studi Kasus Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Al-Salam Limo Depok Jawa Barat)
Authors: Noor Uz'dmah Hayati, 14110738
Abstract: Penelitian ini menggunakan metode penelitian diskriptif yang bersifat kualitatif dengan analisa mengunakan pendekatan melalui observasi ke BPRS Al-Salam Limo Depok Jawa Barat. Kemudian melakukan wawancara dan mendaptkan data, serta mengumpulkan literatur-literatur kepustakaan yang berkaitan dengan penelitian ini. &#xD;
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan tazkir di BPRS Al­Salam sudah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI No. l 7/DSN-MUI/IX/2000 yaitu bahwa penerapan denda hanya dikenakan pada nasabah yang mampu namun menunda dengan sengaja, adapun pengelolaan hasil dari dana takzir tersebut akan di masuk pada tabungan Baitul Mal Al-Salam kemudian disalurkan melalui kegiatan-kegiatan sosial, seperti untuk pembangunan sekolah, masjid, musala, atau santunan kepada anak yatim. Jadi untuk dana takzir tersebut tidak akan masuk kepada pemasukan bank.</summary>
    <dc:date>2018-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

