<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <channel rdf:about="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/116">
    <title>IIQJKT-R Community:</title>
    <link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/116</link>
    <description />
    <items>
      <rdf:Seq>
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4792" />
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4791" />
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4403" />
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4402" />
      </rdf:Seq>
    </items>
    <dc:date>2026-04-22T23:43:48Z</dc:date>
  </channel>
  <item rdf:about="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4792">
    <title>Integrasi Inklusivitas &amp; Multiple Intelligences di PAUD</title>
    <link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4792</link>
    <description>Title: Integrasi Inklusivitas &amp; Multiple Intelligences di PAUD
Authors: Hasanah
Abstract: Buku ini hadir sebagai respon terhadap urgensi pembelajaran&#xD;
inklusif yang mampu mengakomodasi keragaman karakteristik dan&#xD;
kebutuhan anak usia dini. Dalam dunia pendidikan modern,&#xD;
penerapan pendekatan inklusif dan pemahaman atas teori multiple&#xD;
intelligences dari Howard Gardner menjadi sangat relevan untuk&#xD;
memastikan bahwa setiap anak memiliki ruang tumbuh yang adil dan&#xD;
sesuai potensinya.&#xD;
Secara akademis, buku ini disusun berdasarkan studi literatur,&#xD;
refleksi empiris, serta pendekatan integratif. Tujuannya tidak hanya&#xD;
memberikan informasi, tetapi juga mengajak para pendidik dan&#xD;
pemangku kepentingan untuk berpikir kritis dan solutif dalam&#xD;
menyusun strategi pembelajaran yang humanis dan berkeadilan.&#xD;
Penulis berharap, buku ini dapat menjadi rujukan ilmiah dan&#xD;
inspirasi praktis. Semoga setiap ide dan gagasan yang tertuang dapat&#xD;
memberikan manfaat dan menjadi bagian dari amal jariyah dalam&#xD;
mencerdaskan generasi masa depan.</description>
    <dc:date>2025-07-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4791">
    <title>Zona Ramah Anak  Model Pembelajaran Multiple Intelligences untuk PAUD Inklusif</title>
    <link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4791</link>
    <description>Title: Zona Ramah Anak  Model Pembelajaran Multiple Intelligences untuk PAUD Inklusif
Authors: Hasanah
Abstract: Buku&#xD;
ini hadir sebagai panduan teoritis bagi para pendidik, khususnya di&#xD;
jenjang pendidikan anak usia dini, dalam memahami dan&#xD;
menerapkan konsep pendidikan inklusif berbasis Multiple&#xD;
Intelligences (MI).&#xD;
Perkembangan dunia pendidikan saat ini menuntut adanya&#xD;
pemahaman yang lebih luas mengenai keberagaman potensi anak.&#xD;
Tidak ada satu cara belajar yang sama bagi semua peserta didik,&#xD;
sebab setiap anak memiliki kecerdasan yang unik dan lingkungan&#xD;
yang membentuknya. Dalam konteks inilah teori ekologi&#xD;
Bronfenbrenner menjadi landasan penting, karena menempatkan&#xD;
anak sebagai pusat yang tumbuh dalam jejaring sistem sosial dan&#xD;
lingkungan yang saling memengaruhi.&#xD;
Buku ini disusun secara sistematis. Bab I membahas&#xD;
pendahuluan mengenai latar belakang pentingnya pendidikan&#xD;
inklusif. Bab II menguraikan teori ekologi Bronfenbrenner dan&#xD;
relevansinya dalam konteks inklusivitas. Bab III menjelaskan&#xD;
makna, tujuan, serta implementasi pendidikan inklusif pada anak&#xD;
usia dini. Bab IV mengupas teori Multiple Intelligences beserta&#xD;
elemen dan model pembelajaran yang berorientasi pada&#xD;
pengembangan kecerdasan majemuk anak.&#xD;
Bab V menyajikan strategi penerapan pembelajaran Multiple&#xD;
Intelligences berbasis zona profesi pada PAUD inklusi, mencakup&#xD;
perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasinya. Bab VI memperkenalkan berbagai zona profesi yang merepresentasikan&#xD;
jenis kecerdasan anak, mulai dari Word Zone hingga Self Zone yang&#xD;
dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan kegiatan belajar&#xD;
kontekstual. Akhirnya, Bab VII membahas dampak penerapan&#xD;
iv Model Pembelajaran Multiple Intelligences untuk PAUD Inklusif&#xD;
model ini terhadap peserta didik dan dunia pendidikan, sekaligus&#xD;
menyoroti hambatan dan tantangan yang mungkin muncul di&#xD;
lapangan</description>
    <dc:date>2025-10-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4403">
    <title>Penerapan PAUD Inklusif dalam Menanamkan Sikap Toleransi Anak Usia Dini di TKIT Nur Fatahillah Tangerang Selatan</title>
    <link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4403</link>
    <description>Title: Penerapan PAUD Inklusif dalam Menanamkan Sikap Toleransi Anak Usia Dini di TKIT Nur Fatahillah Tangerang Selatan
Authors: Siti Aminah, 21320090
Abstract: Penelitian ini membahas penerapan pendidikan inklusif dalam&#xD;
menanamkan sikap toleransi pada anak usia dini di TKIT Nur Fatahillah&#xD;
Tangerang Selatan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya&#xD;
pendidikan anak usia dini yang mampu menghargai perbedaan dan&#xD;
keberagaman, mengingat setiap anak memiliki kebutuhan dan karakter yang&#xD;
berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana&#xD;
penerapan pendidikan inklusif dilaksanakan, faktor pendukung serta&#xD;
penghambatnya, dan bagaimana pengaruhnya terhadap pembentukan sikap&#xD;
toleransi anak.&#xD;
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan&#xD;
teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.&#xD;
Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, serta peserta didik TKIT&#xD;
Nur Fatahillah.&#xD;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan inklusif&#xD;
dilakukan melalui pembelajaran berbasis bermain, pembiasaan sikap saling&#xD;
menghormati, dan interaksi sosial yang melibatkan seluruh anak, baik reguler&#xD;
maupun anak berkebutuhan khusus. Faktor pendukung antara lain kurikulum&#xD;
sekolah yang adaptif, dukungan guru dan orang tua, serta lingkungan sekolah&#xD;
yang kondusif. Faktor penghambatnya adalah faktor usia, perkembangan&#xD;
emosional serta pengalaman sosial yang negatif. Penelitian ini menyimpulkan&#xD;
bahwa penerapan pendidikan inklusif dapat menumbuhkan sikap toleransi&#xD;
pada anak usia dini, yang tampak melalui meningkatnya sikap empati, saling&#xD;
menghargai, dan kerjasama antarsiswa.</description>
    <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4402">
    <title>Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Pada Kelompok Bermain Melalui Kegiatan Fisik Motorik Di Anuban Santiwit Thailand Selatan</title>
    <link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4402</link>
    <description>Title: Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Pada Kelompok Bermain Melalui Kegiatan Fisik Motorik Di Anuban Santiwit Thailand Selatan
Authors: Jamiatur Rahmah, 21320094
Abstract: Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam&#xD;
perkembangan psikologis anak usia dini yang berpengaruh terhadap&#xD;
kemandirian, kemampuan bersosialisasi, serta kesiapan anak dalam mengikuti&#xD;
proses pembelajaran selanjutnya. Namun, anak usia 3–4 tahun sering&#xD;
menunjukkan tanda-tanda kurang percaya diri seperti rasa malu, takut&#xD;
mencoba hal baru, dan ketergantungan yang tinggi terhadap guru. Oleh karena&#xD;
itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kepercayaan diri anak, salah&#xD;
satunya melalui kegiatan fisik motorik yang menyenangkan dan sesuai dengan&#xD;
tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya&#xD;
guru dalam meningkatkan kepercayaan diri anak pada kelompok bermain&#xD;
melalui kegiatan fisik motorik di Anuban Santiwit, Thailand Selatan.&#xD;
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian&#xD;
deskriptif. Tempat penelitian dilaksanakan di Anuban Santiwit Thailand&#xD;
Selatan. Subjek Penelitian ini adalah wali kelas dan peserta didik kelompok&#xD;
Bermain. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara,&#xD;
dan dokumentasi, selanjutnya teknik analisis data yang digunakan yakni&#xD;
pengumpulan data, reduksi data, dan kesimpulan data.&#xD;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan fisik motorik&#xD;
mampu meningkatkan kepercayaan diri anak usia 3–4 tahun di Anuban&#xD;
Santiwit Thailand Selatan. Kepercayaan diri anak terlihat dari keberanian&#xD;
mereka untuk mencoba kegiatan baru, tampil di depan teman, menunjukkan&#xD;
hasil karya, serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Hal ini&#xD;
sejalan dengan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA)&#xD;
dalam Permendikbud Nomor 146 Tahun 2014. Peningkatan tersebut tidak&#xD;
terlepas dari upaya guru yang berperan sebagai teladan, fasilitator,&#xD;
pembimbing, dan motivator dalam setiap kegiatan fisik motorik. Guru&#xD;
memberikan dorongan, keteladanan, serta bimbingan yang membuat anak&#xD;
merasa aman, termotivasi, dan percaya diri untuk berpartisipasi aktif dalam&#xD;
kegiatan di kelas.</description>
    <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
</rdf:RDF>

