<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <channel rdf:about="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/69">
    <title>IIQJKT-R Collection:</title>
    <link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/69</link>
    <description />
    <items>
      <rdf:Seq>
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4818" />
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4817" />
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4816" />
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4815" />
      </rdf:Seq>
    </items>
    <dc:date>2026-06-05T04:49:21Z</dc:date>
  </channel>
  <item rdf:about="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4818">
    <title>Keteladanan Orang Tua dan Guru dalam Membentuk Karakter Religius Peserta Didik di SDN Bintara III Bekasi</title>
    <link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4818</link>
    <description>Title: Keteladanan Orang Tua dan Guru dalam Membentuk Karakter Religius Peserta Didik di SDN Bintara III Bekasi
Authors: Nur Miswondrima, 224430430
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis keteladanan orang tua dan guru dalam membentuk karakter religius pada peserta didik dan menganalisis gambaran karakter religius peserta didik di SDN Bintara III Bekasi. &#xD;
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus. Sumber data primer melalui observasi, wawancara dengan orang tua murid, guru dan peserta didik SDN Bintara III Bekasi dan dengan dokumntasi. Sumber data sekunder berasal dari literatur seperti buku, jurnal, tesis, dan artikel-artikel lain yang relevan. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi.&#xD;
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1). Bentuk keteladanan orang tua dan guru dalam membentuk karakter religius peserta didik melalui tiga bentuk yaitu keteladanan dalam bentuk perkataan, keteladanan dalam bentuk perbuatan dan keteladanan dalam bentuk pembiasaan. 2). Karakter religius peserta didik di SDN Bintara III Bekasi terdiri dari lima aspek, Religious belief (aspek keyakinan), Religious practice (aspek peribadatan), Religious feeling (aspek penghayatan), Religious knowledge (aspek pengetahuan) dan Religious effect (Aspek Pengamalan)</description>
    <dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4817">
    <title>Pelaksanaan Pendekatan Saintifik pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Sekolah SMA Negeri 3 Panyabungan</title>
    <link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4817</link>
    <description>Title: Pelaksanaan Pendekatan Saintifik pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Sekolah SMA Negeri 3 Panyabungan
Authors: Saadah Nasution, 221430324
Abstract: Pendekatan saintifik adalah proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengkontruksikan konsep, hukum, prinsip melalui tahapan-tahapan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar dan mengkomunikasikan. SMA Negeri 3 panyabungan merupakan salah satu sekolah yang menerapkan kurikulum 2013 sejak tahun 2017 dengan pendekatan saintifik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah tentang bagaimana pelaksanaan pendekatan saintifik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA negeri Negeri 3 Panyabungan Kecamatan panyabungan kota dan kendala-kendala dalam pelaksanaan tersebut.&#xD;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pendekatan saintifik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA Negeri 3 Panyabungan dan kendala-kendala dalam pelaksanaan tersebut.&#xD;
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menurut Mattew B. Miles dan Michael Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.&#xD;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksaan pendekatan saintifik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan budi pekerti di SMA Negeri 3 panyabungan sudah terlaksana dengan baik, dilihat dari aspek mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan mengkomunikasikan yang telah dilaksanakan. Dan kendala-kendala yang dialami dalam pelaksanaannya adalah waktu yang singkat dan kelas yang banyak, masih ada siswa yang malas membaca dan sarana prasarana yang tidak memadai.</description>
    <dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4816">
    <title>Kepribadian Guru PAI Perspektif Wahbah Al-Zuhaili (W. 1436 H) dan Relevansinya dengan Pendidikan Modern</title>
    <link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4816</link>
    <description>Title: Kepribadian Guru PAI Perspektif Wahbah Al-Zuhaili (W. 1436 H) dan Relevansinya dengan Pendidikan Modern
Authors: Rita Yulisma, 224430421
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memahami konsep kepribadian guru dalam perspektif Prof. Wahbah Al-Zuhaili dan relevansinya dengan pendidikan modern, khususnya dalam konteks Pendidikan agama Islam. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (literature review). Pengaruh guru sangat besar dalam membentuk karakter dan kepribadian siswa, terutama dalam pendidikan agama Islam. Kemampuan personal guru adalah salah satu elemen utama yang menentukan keberhasilan dalam proses belajar dan pengembangan karakter siswa yang baik. Kepribadian guru yang ideal harus mampu menunjukkan karakter mulia, moralitas tinggi, dan keteladanan dalam perilaku sehari-hari, yang didasarkan pada nilai-nilai keislaman dan ajaran Al-Qur'an. Penerapan konsep ini dapat membangun lingkungan belajar yang inklusif, kondusif, serta meningkatkan motivasi dan karakter peserta didik secara holistik.</description>
    <dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4815">
    <title>Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Perspektif Komunikasi Persuasif dan Spectrum of Teaching Styles di SMPN 218 Jakarta Selatan</title>
    <link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4815</link>
    <description>Title: Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Perspektif Komunikasi Persuasif dan Spectrum of Teaching Styles di SMPN 218 Jakarta Selatan
Authors: Ziana Tul Zakiah, 224430431
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1) bentuk penerapan komunikasi persuasif guru dalam pembelajaran Akidah Akhlak kelas VIII untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif siswa; (2) penerapan Spectrum of Teaching Styles dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai akhlak; dan (3) kendala serta upaya guru dalam menerapkan kedua pendekatan tersebut di SMPN 218 Jakarta Selatan.&#xD;
Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara dengan wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru Akidah Akhlak, serta siswa kelas VIII (Marsya, Fina, Fida, Jihan, dan Dzakirah), serta dokumentasi. Data sekunder berasal dari literatur seperti buku, jurnal, tesis, dan artikel relevan. Analisis data meliputi pengumpulan, reduksi, penyajian, verifikasi, dan penarikan kesimpulan.&#xD;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) komunikasi persuasif guru diterapkan melalui dua jalur, yaitu jalur pusat yang tampak dalam kejelasan dan kekuatan argumen serta relevansi pesan, dan jalur periferal berupa kredibilitas, keteladanan, serta gaya komunikasi guru yang lembut dan memotivasi, sehingga mampu meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif siswa; (2) penerapan Spectrum of Teaching Styles mencakup gaya mengajar berpusat pada guru (komando, latihan, dan variasi lain) serta gaya berpusat pada siswa melalui pendekatan produktif seperti guided discovery dan divergent production untuk mendorong pemahaman nilai akhlak secara lebih mendalam; dan (3) kendala yang ditemui meliputi perbedaan karakter siswa, menjaga fokus terhadap pesan moral, serta dinamika kelas. Guru mengatasi kendala tersebut melalui perencanaan pembelajaran yang adaptif, penggunaan komunikasi verbal–nonverbal yang lebih efektif, serta penciptaan atmosfer emosional positif demi kelancaran proses pembelajaran Akidah Akhlak.</description>
    <dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
</rdf:RDF>

