Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/2621
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorAfidah Wahyuni-
dc.contributor.authorKurnia Makki, 09110526-
dc.date.accessioned2023-05-12T05:59:23Z-
dc.date.available2023-05-12T05:59:23Z-
dc.date.issued2013-
dc.identifier.urihttp://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/2621-
dc.description.abstractHari raya ldul Adha merupakan hari besar umat Islam di seluruh dunia di mana pada hari tersebut di dalamnya terdapat suatu kegiatan yakni penyembelihan hewan ternak (kurban) dengan tujuan mendapatkan ridhi Allah SWT. sedangkan penyembelihan hewan ternak (kurban) secara etimologi berasal dari kata bahasa Arab, yakni Qaraba Yuqrabu, wa Qurbanan Wa Qirbanan yang memiliki arti deekat. J adi, kurban berarti mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan mengerjakan sebagian perintah-Nya. Kurban dalam pengertian kita sehariĀ­hari sebenernya diambil dari kata udhhiyyah yakni bentuk jama' dari kata "dahiyyah" yaitu sembelihan pada waktu dhuha tanggal 10 sampai 13 Dzulhijjah. Dari sinilah muncul istilah "Idul Adha" dengan demikian yang dimaksud kurban atau udhhiyah adalah penyembelihan hewan dengan tujuan beribadah kepada Allah SWT pada hari raya Idul Adha dan tiga hari Tasyrik. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dan penelitian gabungan (kuantitatif dan kualitatif), sehingga data yang diperlukan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan tehnik observasi (survey) dan wawancara (interview), setelah data terkumpul kemudian diolah dengan tehnik organizing, editing kemudian dianalisis dengan tehnik deskriptif analisis dengan menggunakan pendekatan logika induktif untuk memperoleh kesimpulan yang khusus dan dianalisis menurut hukum Islam. Sejalan dengan perumusan masalah tersebut dalam penelitian ini mempunyai beberapa tujuan yang tentunya ada korelasinya dengan masalah-masalah tersebut yaitu untuk mengetahui teknis pelaksanaan kurban multiguna yang dilakukan oleh LP ZIS UHAMKA ini juga bekerjasama dengan Rumah Zakat. Hewan kurban dalam keadaan sehat, langsung dibawa ke Rumah Zakat untuk di proses menjadi komet dan rendang, dan mengetahui pelaksanaan kurban multiguna oleh LP ZIS UHAMKA dengan mengelola daging kurban dengan inovasi-inovasi baru yaitu dengan mengolah daging kurban menjadi komet dan rendang dalam kaleng dan didistribusikan di masyarakat sekitar UHAMKA, serta mengetahui Apakah pelaksanaan kurban multiguna ini sesuai dengan hukum Islam Pelaksanaan kurban mutiguna ini adalah sah menurut syariat, karena Nabi Muhammad SAW pun memperbolehkan menyimpan daging kurban untuk dibagikan kepada kurban bencana alam. Hasil dari penelitian pada kurban multiguna di LP ZIS UHAMKA dapat diambil suatu kesimpulan bahwa segala kegiatan yang berkenaan dengan kurban multiguna baik dari teknis maupun pelaksanaanya, tersebut tidak bertentangan dengan syari' at Islamen_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherInstitut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakartaen_US
dc.subjectHukum Islamen_US
dc.subjectHewan Kurbanen_US
dc.subjectMultigunaen_US
dc.titleTinjauan Hukum Islam Terhadap Hewan Kurban Multigunaen_US
dc.typeSkripsien_US
Appears in Collections:Skripsi S1 Hukum Ekonomi Syariah

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Kurnia Makki_FULL.pdf
  Restricted Access
4.35 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in IIQJKT-R are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.