Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4711
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorProf. KH. Ibrahim Hosen, LML-
dc.contributor.authorAzhari Baedhawi, Rahim Hidayat-
dc.contributor.authorArifin Okeng, Arison Sani-
dc.date.accessioned2026-01-06T04:05:45Z-
dc.date.available2026-01-06T04:05:45Z-
dc.date.issued1991-10-
dc.identifier.urihttps://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4711-
dc.description.abstractSenat IIQ dalam rapatnya, Tanggal 18 Juli 1991 telah memutuskan mengukuhkan salah seorang staf pengajarannya, yakni saya, untuk mengemban status Guru Besar di IIQ ini. Tentu­nya saya harus menjunjung tinggi keputusan Senat tersebut. Dalam hubungan itu sudah selayaknya jika saya menyampaikan rasa terima kasih dari lubuk hati yang dalam kepada Senat IIQ, khusus­nya kepada Rektor IIQ, Dewan Kurator IIQ dan seluruh Pengurus Yayasan IIQ yang telah menganugerahkan kehormatan ini kepada saya. Selanjutnya, dalam kesempatan ini saya juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh rekan sejawat saya di IIQ ini, atas dukungan dan kerjasamanya selama ini. Bagi saya pribadi, yang sudah berkhidmat di dunia pendidikan sebagai staf pengajar selama kurang lebih 50 tahun, peristiwa ini sangat besar artinya. Peristiwa ini dapat disebut sebagai puncak perjalanan karir seorang pendidik dalam lembaga pendidikan for­mal. Tetapi sebenarnya penghargaan ini, menurut saya, masih ter­alu tinggi buat saya. Sebab sekalipun saya sudah menggeluti dunia pendidikan selama kurang lebih 50 tahun, tetapi di IIQ ini sendiri saya baru berkhidmat selama kurang lebih empat tahun. Dalam waktu yang relatif singkat itu. rasanya saya belum memiliki cukup kredit point yang dapat dibanggakan, yang pantas dijadikan ukur­an penilaian untuk memperoleh gefar kehormatan ini. Saya menya­dari sepenuhnya keterbatasan saya sendiri. Karena itu saya juga sepenuhnya menyadari beratnya tanggung jawab ilmiyah yang dibebankan kepada saya. Dalam kaitannya dengan pengukuhan saya hari ini sebagai Guru Besar di IIQ ini, sesuai dengan tradisi yang berlaku dalam kegiatan seperti ini, saya · akan membawakan sebuah pidato yang mencoba mengangkat persoalan lingkungan. Persoalan yang telah menjadi issue politik yang hangat dalam beberapa tahun terakhir ini, baik pada tingkat Nasional maupun pada tingkat Internasional. Perhatian dunia terhadap persoalan ini memang sangat beralasan, sebab berkaitan dengan kelangsungan hidup umat manusia; keru­sakan terhadap lingkungan berarti ancaman terhadap kelangsungan hidup umat manusia. Persoalan itu saya coba tinjau dengan sudut pandang ilmu Fiqh. Tetapi jangan terlalu diharapkan akan diper­oleh suatu pembahasan yang sistematik dan detail dari pidato saya ini, sebab pengetahuan saya, terutama dalam persoalan lingkungan, sangat terbatas. Tidak lebih dari pengetahuan masyarakat awam pada umumnya.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherInstitut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakartaen_US
dc.subjectAlbum Wisudaen_US
dc.subjectke IIIen_US
dc.subject1991en_US
dc.titleAlbum Wisuda Sarjana Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta ke III Tahun 1991en_US
dc.title.alternativeEmpat Belas Tahun IIQ 1977-1991, Wisuda Sarjana Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta ke III dan Pengukuhan Guru Besaren_US
dc.typeOtheren_US
Appears in Collections:Album Wisuda

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
ALBUM WISUDA SARJANA Ke 3 IIQ JAKARTA.pdf4.91 MBAdobe PDFView/Open


Items in IIQJKT-R are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.