Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/474
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorRomlah Widayati-
dc.contributor.advisorMuh. Ubaidillah Al Ghifary Slamet-
dc.contributor.authorYulianti, 217430191-
dc.date.accessioned2020-01-28T08:36:39Z-
dc.date.available2020-01-28T08:36:39Z-
dc.date.issued2020-
dc.identifier.urihttp://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/474-
dc.description.abstractPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan peserta didik dalam menghafal Al-Qur‟an, sehingga sekolah melakukan berbagai strategi untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menghafal Al- Qur‟an. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui tiga cara yakni 1) observasi mengenai pelaksanaan pembelajaran tahfizh; 2) wawancara, yakni penulis melakukan wawancara kepada kepala sekolah, guru tahfizh serta peserta didik; 3) dokumentasi, yakni foto dengan nara sumber wawancara, dan foto saat pembelajaran tahfizh. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) dari segi perencanaan strategi pembelajaran tahfizh meliputi dasar dan tujuan pembelajaran, alokasi waktu yang disediakan, materi pembelajaran, membuat buku pedoman tahfizh, mengadakan ekstra kurikuler tahfizh, menetapkan materi hafalan sebagai syarat kelulusan, memberikan reward kepada peserta didik, serta membuat rencana pelaksanaan pembelajaran. Kemudian dari segi pelaksanaan pembelajaran meliputi pemilihan metode menghafal dan metode muroja‟ah serta prosedur pelaksanaan pembelajaran tahfizh di kelas. Metode menghafal terdiri dari metode tikrar, metode bayangan dan metode gabungan. Sedangkan untuk muroja‟ah meliputi muroja‟ah harian, muroja‟ah mingguan, muroja‟ah bersama, muroja‟ah mandiri, dan adanya lembar pemantauan tahfizh. Sedangkan untuk evaluasi pembelajaran terdiri dari evaluasi belajar dan evaluasi proses pembelajaran. Evaluasi belajar meliputi: evaluasi mingguan, evaluasi tengah semester, evaluasi akhir semester, evaluasi akhir surah dan evaluasi akhir tahun serta pemeriksaan lembar pemantauan hafalan. Aspek yang dinilai dari setiap evaluasi adalah kelancaran hafalan serta ketepatan tajwid dan fashahahnya. Kemudian untuk evaluasi proses pembelajaran dalam rangka untuk mengetahui sejauh mana tujuan pembelajaran dapat dicapai, adanya kemungkinan pengurangan atau penambahan materi hafalan serta untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran dan bagaimana solusinya. 2) pengaruh penerapan strategi pembelajaran tahfizh dapat dilihat dari pencapaian target hafalan, perolehan nilai tahfizh di atas kriteria ketuntasan minimal dan adanya perubahan perilaku yang lebih banyak berinteraksi dengan Al-Quran.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherPascasarjana Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakartaen_US
dc.subjectStrategien_US
dc.subjectTahfizhen_US
dc.subjectMuroja’ahen_US
dc.subjectPembelajaran Tahfizhen_US
dc.subjectTahfizh Al-Qur’anen_US
dc.titleStrategi Pembelajaran Tahfizh Al-Qur'an Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Tangerang Provinsi Bantenen_US
dc.typeTesisen_US
Appears in Collections:Tesis S2 Pendidikan Agama Islam

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
217430191-Yulianti.pdf
  Restricted Access
217430191-Tesis4.82 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in IIQJKT-R are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.