Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4793
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorAhmad Syukron-
dc.contributor.advisorAde Naelul Huda-
dc.contributor.authorLayali Hilwa, 221411038-
dc.date.accessioned2026-04-18T03:48:07Z-
dc.date.available2026-04-18T03:48:07Z-
dc.date.issued2023-
dc.identifier.urihttps://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4793-
dc.description.abstractTesis ini bertujuan untuk meneliti berbagai cara yang bisa diterapkan untuk trauma healing bagi korban perkosaan dalam persepektif Al-Qur’an. Penelitian ini mendalami ayat-ayat Al-Qur’an yang membahas tentang ketenangan jiwa, keyakinan, kesabaran, instrospeksi diri, hikmah tentang cobaan hidup yang dialami korban perkosaan. Serta upaya untuk mencapai kedamaian dalam pikiran dan hati. Tesis ini selaras dengan penelitian yang dilakukan oleh Nor Zakiah dalam tesisnya “Menjaga Kesehatan Mental Dengan Self-Healing (Studi Analisis Tafsir Maqasidi)” yang menyimpulkan bahwa konsep dan karakteristik mental health perspektif Al-Qur’an sejalan dengan perspektif penelitian ilmiah modern dan amalan seperti do’a, dzikir, shalat, dan puasa dapat diterapkan sebagai teknik self-healing perspektif Al-Qur’an. Namun, dalam tesis ini lebih fokus pada bentuk Trauma Healing bagi para korban pemerkosaan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dan library research, dengan meneliti pemulihan korban pemerkosaan lewat Women Crisis Center (WCC) Mawar Balqis dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti pemilihan sampel, pengumpulan data, analisis data, dan interpretasi hasil. Diharapkan dengan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam bidang trauma healing dan kesehatan mental dari persepektif Al-Qur’an. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pendekatan trauma-healing yang terinspirasi oleh nilai-nilai dan prinsip-prinsip Al-Quran dapat memiliki dampak yang positif dalam pemulihan trauma bagi korban, seperti muhasabah (kesadaran diri dan refleksi), doa dan koneksi spiritual, penerimaan diri (ikhlas) dan ridha dengan menerima cobaan dan ujian hidup sebagai bagian dari takdir Allah dan percaya pada kebijaksanaan Allah dapat membantu korban mengatasi trauma dan memperoleh kedamaian hati.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherProgram Pascasarjana IIQ Jakartaen_US
dc.subjectTrauma Healingen_US
dc.subjectPerkosaanen_US
dc.subjectAl-Qur’anen_US
dc.titleTrauma Healing Pespektif Al-Qur’an: Studi Kasus Korban Perkosaan di Lembaga Women Crisis Center (WCC) Mawar Balqis Cirebonen_US
dc.typeTesisen_US
Appears in Collections:Tesis S2 Ilmu Al Quran dan Tafsir

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
221411038_Layali Hilwa.pdf
  Restricted Access
221411038_Tesis2.76 MBAdobe PDFView/Open Request a copy
221411038_Layali Hilwa_BAB 1&5.pdf
  Restricted Access
221411038_Tesis_BAB1&51.08 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in IIQJKT-R are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.