Please use this identifier to cite or link to this item:
https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4799| Title: | Rasm, Qira’at dan ‘Add Al-Ayy dalam Mushaf Sulawesi Selatan Abad XIX (Studi Analisis Mushaf Syekh Abdul Majid) |
| Authors: | Hana Maulydiah, 224411252 |
| Advisor: | Romlah Widayati |
| Issue Date: | 2026 |
| Publisher: | Program Pascasarjana IIQ Jakarta |
| Abstract: | Tesis ini dilatar belakangi dengan sedikitnya kajian mushaf kuno dari perspektif ilmu Al-Qur’an, seperti ilmu rasm, qirā’āt dan ‘add al-ayy. Padahal mushaf-mushaf kuno tersebut menyimpan banyak sekali aspek yang dapat diteliti, khususnya dalam ‘ulūmul qur’an. Oleh karena itu, penelitian ini perlu dilakukan untuk memperkaya khazanah kajian mushaf kuno dari perspektif ilmu Al-Qur’an. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis lebih lanjut mengenai konsistensi penggunaan rasm, qirā’āt dan ‘add al-ayy dalam Mushaf Syekh Abdul Majid dan juga kontribusinya di Nusantara. Dalam aspek analisis konsistensi dalam mushaf, penelitian penulis sama dengan penelitian berjudul “Konsistensi Rasm dan Ḍabt Mushaf Kuno Nusantara (Analisis Mushaf Kuno Simalungun Sumatera Utara)” oleh Nurhasanah Nasution. Perbedaan dari penelitian sebelumnya terletak pada mushaf kuno yang digunakan dan aspek yang diteliti. Dalam penelitian ini penulisan menganalisis konsistensi penggunaan rasm, qirā’āt dan ‘add al-ayy dalam Mushaf Syekh Abdul Majid dan juga kontribusinya di Nusantara Penelitian ini bersifat kualitatif dengan sistem penelitian kepustakaan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Adapun pendekatan yang digunakan ialah pendekatan ilmu rasm teori Abū ‘Amr al-Dānī (w. 444 H) dan Abū Dāud Sulaimān bin Najāh (w. 496 H), pendekatan ilmu qirā’ah teori imam al-Syāṭibi (w. 590 H.), pendekatan ilmu ‘add al-ayy teori Abū ‘Amr Al-Dānī (w. 444 H). Tesis ini menjelaskan bahwa dalam Mushaf Syekh Abdul Majid tidak konsisten dalam penggunaan rasm di dalamnya. Adakalanya menggunakan rasm ‘uṡmānī dan adakalanya rasm imlā’ī. Adapun qirā’ah pada pias Mushaf Syekh Abdul Majid secara konsisten menggunakan al-qirā’āt al-sab’. Selanjutnya pada aspek ‘add al-ayy dalam juz 30 tidak konsisten, sebab 6 surat di antaranya menggunakan mazhab perhitungan ayat dari beberapa mazhab yang berbeda. Mushaf ini berkontribusi mempertahankan Al-Qur’an sebagai warisan sakral yang dekat dengan masyarakat. Selain dari itu juga memperluas kajian ilmu Al-Qur’an di Nusantara dari aspek qirā’ah dan ‘add al-ayy. |
| URI: | https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4799 |
| Appears in Collections: | Tesis S2 Ilmu Al Quran dan Tafsir |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| 224411252_Hana Maulydiah.pdf Restricted Access | 224411252_Tesis | 4.94 MB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
| 224411252_Hana Maulydiah_BAB 1&5.pdf Restricted Access | 224411252_Tesis_BAB 1&5 | 1.18 MB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in IIQJKT-R are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.