Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4814
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorAhmad Syukron-
dc.contributor.authorM. Nuruddiin Z, 224411231-
dc.date.accessioned2026-06-03T06:52:19Z-
dc.date.available2026-06-03T06:52:19Z-
dc.date.issued2026-
dc.identifier.urihttps://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4814-
dc.description.abstractPerkembangan teknologi digital di era modern telah melahirkan berbagai bentuk kejahatan siber (cyber crime), salah satunya adalah hate speech (ujaran kebencian) yang marak terjadi di ruang siber (mayantara). Fenomena ini tidak hanya berdampak pada aspek hukum dan sosial, tetapi juga menimbulkan persoalan moral dan etika yang serius dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini menganalisis hate speech di mayantara menggunakan perspektif Al-Qur’an Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yang melibatkan kajian terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan larangan ujaran kebencian, seperti penghinaan, pencemaran nama baik, ghibah, fitnah, dan provokasi, serta analisis penafsiran mufassir terhadap ayat-ayat tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hate speech dilarang keras apa pun bentuknya karena merendahkan martabat manusia dan berpotensi menimbulkan perpecahan sosial. Hate speech dalam al-Qur’an diistilahkan dengan syukhriyah, istihza’, namimah, ghibab, tanabis bi alqab, dan lamz Nilai-nilai etika komunikasi yang diajarkan Al-Qur’an, seperti menjaga lisan, menghindari prasangka buruk, serta mengedepankan keadilan dan ketakwaan, relevan sebagai landasan normatif dalam upaya pencegahan hate speech di mayantara. Penelitian ini memiliki perbedaan dengan penelitia sebelum, Banyak studi akademik tentang hate speech di mayantara menggunakan pendekatan sosio linguistik untuk menganalisis bahasa ujaran kebencian, pola komunikasi online, serta efek sosialnya. Sedangkan penelitian ini menekankan bahwa hate speech tidak hanya dilihat dari segi linguistik, tetapi terikat pada kriteria moral dan normatif Al-Qur’an, terutama dalam tafsir klasik yang menilai ujaran kebencian sebagai pelanggaran prinsip moral Islam.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherProgram Pascasarjana IIQ Jakartaen_US
dc.subjectHate Speechen_US
dc.subjectTafsir Tematiken_US
dc.subjectCyber Crimeen_US
dc.titleAl-Qur’an dan Cyber Crime di Mayantara: Studi Analisis Tafsir TematikTentang Hate Speechen_US
dc.typeTesisen_US
Appears in Collections:Tesis S2 Ilmu Al Quran dan Tafsir

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
224411231_M. Nuruddiin Z.pdf
  Restricted Access
224411231_Tesis2.98 MBAdobe PDFView/Open Request a copy
224411231_M. Nuruddiin Z_BAB 1&5.pdf
  Restricted Access
224411231_Tesis_BAB 1&51.44 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in IIQJKT-R are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.