Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4859
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSamsul Ariyadi-
dc.contributor.authorMat Achwani, 224411313-
dc.date.accessioned2026-10-17T04:10:24Z-
dc.date.available2026-10-17T04:10:24Z-
dc.date.issued2026-
dc.identifier.urihttps://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4859-
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan mengkaji konsep ulil amri dalam perspektif Al-Qur’an, khususnya Surah An-Nisa’ ayat 59, serta relevansinya dengan kewenangan pemerintah Indonesia dalam penetapan awal bulan kamariah melalui Sidang Isbat, terutama Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah. Fokus penelitian diarahkan pada otoritas keagamaan ulil amri dan kepatuhan umat terhadap keputusan pemerintah dalam mewujudkan kemaslahatan dan persatuan umat. Penelitian ini memiliki perbedaan dengan penelitian terdahulu yang membahas konsep ulil amri secara umum dalam perspektif politik Islam atau fikih siyasah. Penelitian ini secara khusus mengkaji konsep ulil amri berdasarkan Surah An-Nisa’ ayat 59 dan menghubungkannya dengan praktik Sidang Isbat di Indonesia, khususnya dalam perspektif maqāṣid al-syarī‘ah dan maṣlaḥah ‘āmmah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik (mawdū‘ī). Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap Al-Qur’an, kitab-kitab tafsir, hadis, literatur keislaman, serta berbagai sumber yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah dalam penetapan awal bulan kamariah. Data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai konsep ulil amri dan relevansinya dengan Sidang Isbat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep ulil amri dalam Surah An-Nisa’ ayat 59 memiliki relevansi dengan kewenangan pemerintah dalam menetapkan keputusan yang menyangkut kemaslahatan umum, termasuk penetapan awal bulan kamariah melalui Sidang Isbat. Kepatuhan terhadap keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga maṣlaḥah ‘āmmah, ketertiban, dan persatuan umat, selama keputusan pemerintah tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariat.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherProgram Pascasarjana IIQ Jakartaen_US
dc.subjectSidang Isbaten_US
dc.subjectPenetapan awal bulan kamariah Ramadan,en_US
dc.subjectUlil Amrien_US
dc.titleKetetapan Ulil Amri Perspektif Al-Qur’an (Analisis Sidang Isbat Kementerian Agama Republik Indonesia)en_US
dc.typeTesisen_US
Appears in Collections:Tesis S2 Ilmu Al Quran dan Tafsir

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
224411313_Mat Achwani.pdf
  Restricted Access
224411313_Tesis1.74 MBAdobe PDFView/Open Request a copy
224411313_Mat Achwani_BAB 1&5.pdf
  Restricted Access
224411313_Tesis_BAB 1&51.2 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in IIQJKT-R are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.