Please use this identifier to cite or link to this item:
https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4868Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.advisor | Abdullah Safei | - |
| dc.contributor.author | Paizul Kahfi, 223411217 | - |
| dc.date.accessioned | 2026-10-20T06:52:00Z | - |
| dc.date.available | 2026-10-20T06:52:00Z | - |
| dc.date.issued | 2026 | - |
| dc.identifier.uri | https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4868 | - |
| dc.description.abstract | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya persoalan kesehatan mental di era modern, seperti depresi, kecemasan, dan stres, yang berkaitan dengan kompleksitas hubungan manusia dengan dirinya sendiri dan lingkungan sosial. Di sisi lain, Al-Qur’an mengisyaratkan fungsinya sebagai hudan (petunjuk) dan syifā’ (penawar) bagi manusia. Penelitian ini membahas konsep kesehatan mental dalam Al-Qur’an melalui term ṣadr, qalb, fu’ād, dan lubb dengan menggunakan teori mind, self, dan society George Herbert Mead. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep kesehatan mental dalam Al-Qur’an dan relevansinya dengan pemikiran George Herbert Mead. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari Al-Qur’an, kitab tafsir, hadis, karya George Herbert Mead, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menggunakan teori mind, self, dan society sebagai pisau analisis terhadap konsep kejiwaan dalam Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ṣadr, qalb, fu’ād, dan lubb merepresentasikan dimensi kejiwaan manusia yang berkaitan dengan kondisi batin, kesadaran, emosi, dan kemampuan reflektif. Konsep tersebut memiliki relevansi dengan mind sebagai kesadaran dan proses berpikir, self sebagai kesadaran diri yang terbentuk melalui interaksi, dan society sebagai lingkungan sosial yang memengaruhi pembentukan diri. Ketiga dimensi tersebut menunjukkan bahwa kesehatan mental dalam perspektif Al-Qur’an mencakup hubungan manusia dengan Allah, dirinya sendiri, dan lingkungan sosial. Keterhubungan tersebut dalam penelitian ini disebut sebagai kesadaran intelektual. | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Program Pascasarjana IIQ Jakarta | en_US |
| dc.subject | Kesehatan Mental | en_US |
| dc.subject | Sadr | en_US |
| dc.subject | Qalb | en_US |
| dc.subject | George Herbert Mead | en_US |
| dc.title | Kesehatan Mental dalam Al-Qur’an: Analisis Menggunakan Teori George Herbert Mead (W. 1931 M) | en_US |
| dc.type | Tesis | en_US |
| Appears in Collections: | Tesis S2 Ilmu Al Quran dan Tafsir | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| 223411217_Paizul Kahfi.pdf Restricted Access | 223411217_Tesis | 2.36 MB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
| 223411217_Paizul Kahfi_BAB 1&5.pdf Restricted Access | 223411217_Tesis_BAB 1&5 | 1.33 MB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in IIQJKT-R are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.