Please use this identifier to cite or link to this item:
https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4871| Title: | Etika Digital Perspekif Al-Qur’an: Analisis Metode Tafsir Maqasidi Abdul Mustaqim (L. 1972 M) |
| Authors: | Noor Shofia Raudati, 224411319 |
| Advisor: | Abdullah Safei |
| Issue Date: | 2026 |
| Publisher: | Program Pascasarjana IIQ Jakarta |
| Abstract: | Perkembangan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk cara berkomunikasi, memperoleh informasi, dan berinteraksi di ruang digital. Di balik berbagai kemudahan yang ditawarkan, ruang digital juga menghadirkan beragam persoalan etis, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, perundungan siber, pelanggaran privasi, penipuan digital, serta rendahnya kualitas komunikasi di media sosial. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya landasan etika yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga relevan dengan perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji etika digital berdasarkan perspektif Al-Qur'an serta menganalisis ayat-ayat yang berkaitan dengan etika digital melalui pendekatan tafsir maqāṣidī Abdul Mustaqim. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari ayat-ayat Al-Qur'an yang relevan, kitab-kitab tafsir, buku, jurnal, dan literatur ilmiah lainnya. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif menggunakan analisis tematik yang dipadukan dengan metode tafsir maqāṣidī Abdul Mustaqim melalui identifikasi ayat, analisis tujuan (maqāṣid) ayat, serta kontekstualisasi terhadap problematika digital kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika digital dalam perspektif Al-Qur'an dapat dikonstruksikan ke dalam enam dimensi utama, yaitu kejujuran digital (digital honesty), pengendalian diri digital (digital self-control), kerendahan hati digital (digital humility), kesantunan digital (digital civility), keadilan digital (digital justice), dan kepedulian digital (digital care). Keenam dimensi tersebut memiliki orientasi maqāṣid yang berbeda-beda, meliputi perlindungan terhadap agama (ḥifẓ al-dīn), akal (ḥifẓ al-'aql), jiwa (ḥifẓ al-nafs), kehormatan (ḥifẓ al-'irḍ), dan negara (ḥifẓ al-daulah), dengan tingkatan maqāṣid yang mencakup al-ḍarūriyyāt, al-ḥājiyyāt, dan al-taḥsīniyyāt. Melalui pendekatan tafsir maqāṣidī Abdul Mustaqim, penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Al-Qur'an tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga mampu dikontekstualisasikan sebagai landasan etika digital yang berorientasi pada kemaslahatan dalam merespons berbagai problematika siber kontemporer. |
| URI: | https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4871 |
| Appears in Collections: | Tesis S2 Ilmu Al Quran dan Tafsir |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| 224411319_Noor Shofia Raudati.pdf Restricted Access | 224411319_Tesis | 1.69 MB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
| 224411319_Noor Shofia Raudati_BAB 1&5.pdf Restricted Access | 224411319_Tesis_BAB 1&5 | 959.71 kB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in IIQJKT-R are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.