Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/621
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorAhsin Sakho Muhammad-
dc.contributor.advisorMuhaimin Zen-
dc.contributor.authorJumroni Ayana, 211410477-
dc.date.accessioned2020-04-14T08:38:59Z-
dc.date.available2020-04-14T08:38:59Z-
dc.date.issued2016-
dc.identifier.urihttp://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/621-
dc.description.abstractAl-Qur‟an kitab suci yang sakral dari berbagai sisinya, di antaranya bentuk harakat atau tanda bacanya. Kesalahan membaca tidak jarang berawal dari tanda bacanya. Terdapat perbedaan konsep tanda baca dalam Mushaf Al-Qur‟an Standar Indonesia dengan Mushaf Al-Qur‟an Standar Madinah. Bagi masyarakat awam yang sudah terbiasa dengan Al-Qur‟an Standar Indonesia akan merasa sukar ketika membaca Al-Qur‟an Standar Madinah karena varian tanda bacanya lebih rumit dibandingkan dengan Mushaf standar Indonesia dan begitu juga sebaliknya. Penelitian ini diharapkan dapat menggali konsep-konsep penggunaan Tanda Baca dalam Mushaf Al-Qur‟an Standar Indonesia dan Mushaf Al-Qur‟an Standar Madinah. Rumusan utama dalam penelitian ini adalah “bagaimana konsep tanda baca dalam Mushaf Standar Indonesia dengan Mushaf Standar Madinah?”. Penelitian tesis ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat analisis deskriptif dengan pendekatan komparatif. Penelitian ini merujuk pada sumber-sumber yang dijadikan pedoman penulisan tanda baca Mushaf Al-Qur‟an Standar Madinah yaitu “at-Tirâz ‘al Dhabthil Kharrâz” karya at-Tanâsiy, dan kitab-kitab induk seperti “Dalîl al-Ḫairân, Ibrahim bin Ahmad al-Marghini at-Tunisi, an-Nuqath karya Imam Abu „Amr Ad-Dâniy dan sebagainya sebagai sumber skunder. Setelah melaksanakan penelitian dan analisis terhadap dua Mushaf Al-Qur‟an yaitu Mushaf Standar Indonesia dan Mushaf Standar Madinah dapat penulis simpulkan bahwa. Konsep ẖarakat dan tanda baca dalam Mushaf Madinah merujuk dari kitab „at-Tirâz fî Syarhi Dhabthil Kharrz’ karya at-Tanasiy sebagai rujukan akademisi, sedangkan Mushaf Standar Indonesia belum memiliki rujukan akademisi sebagaimana Mushaf Madinah tersebut akan tetapi mengadopsi bentuk – bentuk tanda baca dari Negara-negara seperti Pakistan dan mushaf Bahriyah sehingga ada kesamaan bentuk dalam beberapa kasus, seperti fatẖah, kasrah, dhammah dan sukûn. Sedangkan konsep seperti tanwîn memiliki keduanya berbeda.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherPascarajana Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakartaen_US
dc.subjectTanda Baca Al-Qur'anen_US
dc.subjectMushaf Al-Qur'an Standar Indonesiaen_US
dc.subjectMushaf Madinahen_US
dc.titleTanda Baca Dalam Al-Qur'an Studi Perbandingan Mushaf Al-Qur'an Standar Indonesia Dengan Mushaf Madinahen_US
dc.typeTesisen_US
Appears in Collections:Tesis S2 Ilmu Al Quran dan Tafsir

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
211410477-Jumroni Ayana.pdf211410477-Tesis11.54 MBAdobe PDFView/Open


Items in IIQJKT-R are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.