<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>S-1 Manajemen Zakat Wakaf</title>
<link href="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/100" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/100</id>
<updated>2026-11-07T19:23:27Z</updated>
<dc:date>2026-11-07T19:23:27Z</dc:date>
<entry>
<title>Dampak Pembinaan dan Sertifikasi Nazir Wakaf dalam Meningkatkan Pengelolaan Aset Wakaf yang Berkelanjutan (Studi kasus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Siak)</title>
<link href="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4911" rel="alternate"/>
<author>
<name>Siti Muzdalifah, 22120088</name>
</author>
<id>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4911</id>
<updated>2026-11-04T04:54:20Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Dampak Pembinaan dan Sertifikasi Nazir Wakaf dalam Meningkatkan Pengelolaan Aset Wakaf yang Berkelanjutan (Studi kasus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Siak)
Siti Muzdalifah, 22120088
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya pembinaan dan sertifikasi nazir sebagai upaya meningkatkan profesionalisme pengelolaan aset wakaf agar lebih produktif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembinaan dan sertifikasi nazir serta dampaknya dalam meningkatkan pengelolaan aset wakaf yang berkelanjutan di Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Siak.  &#13;
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus dan pendekatan empiris. Data diperoleh melalui observasi nonpartisipan, wawancara semi terstruktur dengan pengurus BWI Kabupaten Siak dan nazir yang telah tersertifikasi, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Pertama, Pembinaan dan sertifikasi nazir wakaf di Kabupaten Siak dilaksanakan melalui beberapa bentuk kegiatan yaitu pelatihan, workshop, sosialisasi, dan pendampingan sertifikasi kompetensi nazir. Sertifikasi kompetensi nazir diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bekerja sama dengan BWI Pusat dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sedangkan BWI Kabupaten Siak berperan dalam pembinaan dan rekomendasi peserta sertifikasi. Kedua, Pembinaan dan sertifikasi nazir wakaf di Kabupaten Siak telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku nazir dalam mengelola aset wakaf. Fakta yang menguatkan adalah pembinaan dan sertifikasi nazir wakaf di Kabupaten Siak telah mendorong perkembangan pengelolaan wakaf produktif melalui program wakaf uang, pembangunan aset produktif, investasi budidaya ikan patin, serta pembangunan rumah singgah kesehatan yang bertujuan dalam meningkatkan profesionalisme nazir serta mendorong terwujudnya pengelolaan aset wakaf yang produktif dan berkelanjutan di Kabupaten Siak.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Efisiensi Dan Produktivitas Pengelolaan Dana ZIS-DSKL Oleh BAZNAS Republik Indonesia Tahun 2011-2024</title>
<link href="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4910" rel="alternate"/>
<author>
<name>Siti Naurah Shafa Firzatillah, 22120079</name>
</author>
<id>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4910</id>
<updated>2026-11-04T04:46:33Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Efisiensi Dan Produktivitas Pengelolaan Dana ZIS-DSKL Oleh BAZNAS Republik Indonesia Tahun 2011-2024
Siti Naurah Shafa Firzatillah, 22120079
Besarnya potensi zakat di Indonesia belum sepenuhnya diikuti dengan optimalnya realisasi penghimpunan dan penyaluran dana tersebut, sehingga pengelolaan dana ZIS-DSKL yang efisien dan produktif menjadi penting dalam mendukung peran BAZNAS Republik Indonesia sebagai lembaga nasional pengelola zakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi dan perubahan produktivitas pengelolaan Dana ZIS-DSKL pada BAZNAS Republik Indonesia periode 2011-2024 menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA) dan Malmquist Productiviy Indeks (MPI).  &#13;
Penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan analisis data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan, menggunakan pendekatan deduktif matematis dengan metode kuantitatif non-parametrik, dan dengan objek penelitian BAZNAS Republik Indonesia periode 2011-2024. Fokus penelitian ini adalah menilai efisiensi dan perubahan produktivitas pengelolaan dana ZIS-DSKL pada BANAS Republik Indonesia periode 2011-2024 sebagai dasar untuk melihat efektivitas pengelolaan dana umat. &#13;
Terdapat dua hasil penelitian, Pertama, hasil analisis DEA menunjukkan bahwa efisiensi BAZNAS Republik Indonesia bersifat fluktuatif, dengan lima periode efisien dan sembilan periode lainnya mengalami inefisien. Kondisi inefisien tersebut terutama dipengaruhi oleh tingginya biaya operasional dan biaya personalia yang belum seimbang dengan capai dana terhimpun dan tersalurkan. Kedua, untuk hasil analisis MPI menunjukkan bahwa produktivitas BAZNAS juga berfluktuasi, dengan nilai Total Factor Productivity Change (TFPCH) tertinggi sebesar 2.471 dan terendah 0.561. Perubahan produktivitas tersebut lebih banyak dipengaruhi oleh faktor teknologi (TECHCH), sedangkan EFFCH, PECH, dan SECH relatif stabil.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengaruh Literasi Dan Awareness Wakaf Terhadap Keputusan Berwakaf Uang Melalui Bank Syariah Pada Nasabah BSI di Wilayah Deli Serdang, Langkat, Karawang Dan Jabodetabek (Studi Kasus Pada Nasabah Bank Syariah Indonesia)</title>
<link href="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4909" rel="alternate"/>
<author>
<name>Lailan Fauza, 22120080</name>
</author>
<id>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4909</id>
<updated>2026-11-04T04:37:07Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Literasi Dan Awareness Wakaf Terhadap Keputusan Berwakaf Uang Melalui Bank Syariah Pada Nasabah BSI di Wilayah Deli Serdang, Langkat, Karawang Dan Jabodetabek (Studi Kasus Pada Nasabah Bank Syariah Indonesia)
Lailan Fauza, 22120080
Wakaf uang memiliki potensi yang besar dalam mendukung pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat, namun pemanfaatannya masih menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi dan awareness masyarakat mengenai wakaf uang. Kondisi tersebut dapat memengaruhi keputusan masyarakat untuk berwakaf uang melalui lembaga keuangan syariah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi wakaf terhadap awareness berwakaf uang, pengaruh awareness terhadap keputusan berwakaf uang, pengaruh literasi wakaf terhadap keputusan berwakaf uang, serta peran awareness dalam memediasi pengaruh literasi wakaf terhadap keputusan berwakaf uang melalui Bank Syariah Indonesia (BSI). &#13;
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori (explanatory research). Penelitian ini menggunakan metode survei dengan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Populasi penelitian adalah nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI), sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 138 responden. Kriteria responden dalam penelitian ini adalah nasabah BSI yang telah menjadi nasabah minimal kurang satu tahun serta berusia minimal 17 tahun atau telah memiliki kemampuan dalam mengambil keputusan keuangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antarvariabel penelitian. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi wakaf berpengaruh positif dan signifikan terhadap awareness berwakaf uang. Awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berwakaf uang melalui BSI. Sementara itu, literasi wakaf tidak berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap keputusan berwakaf uang. Hasil pengujian  mediasi menunjukkan bahwa awareness mampu memediasi secara signifikan pengaruh literasi wakaf terhadap keputusan berwakaf uang, sehingga awareness berperan sebagai mediator penuh (full mediation). Temuan ini menunjukkan bahwa literasi wakaf dapat mendorong keputusan berwakaf uang melalui peningkatan awareness terlebih dahulu. Oleh karena itu, peningkatan literasi dan awareness masyarakat menjadi hal penting dalam mendorong partisipasi wakaf uang melalui BSI.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Evaluasi Strategi Peningkatan Wakaf Uang untuk Masyarakat di Kabupaten Bekasi (Studi pada Lembaga Wakaf Nazir Qobassat Annur, Bekasi)</title>
<link href="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4908" rel="alternate"/>
<author>
<name>Khofifatul Maulidah Maswan, 19120028</name>
</author>
<id>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4908</id>
<updated>2026-11-03T09:32:20Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Evaluasi Strategi Peningkatan Wakaf Uang untuk Masyarakat di Kabupaten Bekasi (Studi pada Lembaga Wakaf Nazir Qobassat Annur, Bekasi)
Khofifatul Maulidah Maswan, 19120028
Skripsi ini membahas tentang strategi peningkatan literasi wakaf uang untuk masyarakat di Kabupaten Bekasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi minat masyarakat dalam berwakaf uang serta merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai kemungkinan berwakaf uang. &#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan jenis penelitian studi kasus. Pendekatan kualitatif dipilih karena sesuai untuk memahami fenomena sosial secara mendalam, melalui interaksi langsung antara peneliti dan subjek penelitian, serta menggali makna yang muncul dari pengalaman dan pandangan subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, yang melibatkan narasumber dari berbagai kalangan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi awam terkait wakaf uang masih rendah, sehingga diperlukan program pendidikan dan sosialisasi yang intensif untuk meningkatkan pemahaman. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara lembaga wakaf dan komunitas lokal untuk memanfaatkan potensi wakaf uang secara maksimal demi kesejahteraan masyarakat. Pertama kesimpulan dari penelitian ini mengevaluasi pelaksanaan program wakaf uang oleh Qobbasat Annur di Kabupaten Bekasi. Hasilnya menunjukkan kemajuan signifikan dalam aspek legalitas, kemitraan strategis, dan struktur organisasi. Namun, masih terdapat tantangan seperti rendahnya literasi masyarakat, kesenjangan target-realisasi dana, serta kurangnya transparansi pelaporan dan pelibatan tokoh lokal. Meski demikian, Qobbasat Annur telah menyalurkan dana wakaf ke sektor sosial dan mengelolanya secara produktif. Untuk meningkatkan dampak, diperlukan penguatan edukasi publik, digitalisasi layanan, serta tata kelola yang akuntabel. Qobbasat Annur berpotensi menjadi model pengelolaan wakaf uang yang kredibel dan berdampak bagi pemberdayaan umat. Kedua kesimpulan dari penelitian ini mengkaji peningkatan literasi wakaf uang oleh Qobbasat Annur di Kabupaten Bekasi. Melalui edukasi rutin seperti seminar, kajian, dan ceramah keagamaan yang melibatkan tokoh pesantren, akademisi, dan tokoh agama, Qobbasat Annur berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang wakaf uang. Hasilnya tercermin dari meningkatnya jumlah wakif dan penghimpunan dana wakaf, termasuk wakaf abadi. Selain edukasi, lembaga ini juga menerapkan pengelolaan dana wakaf yang profesional dan transparan, serta menyalurkannya kepada santri, yatim, dan dhuafa. Keberhasilan ini diperkuat dengan partisipasi aktif masyarakat, penggunaan media digital, dan kolaborasi strategis, menjadikan wakaf uang sebagai instrumen yang berdampak dalam pemberdayaan ekonomi umat dan kesejahteraan sosial.
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
