<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Skripsi S-1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini</title>
<link href="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1594" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1594</id>
<updated>2026-04-06T09:14:54Z</updated>
<dc:date>2026-04-06T09:14:54Z</dc:date>
<entry>
<title>Penerapan PAUD Inklusif dalam Menanamkan Sikap Toleransi Anak Usia Dini di TKIT Nur Fatahillah Tangerang Selatan</title>
<link href="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4403" rel="alternate"/>
<author>
<name>Siti Aminah, 21320090</name>
</author>
<id>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4403</id>
<updated>2025-11-26T08:18:12Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Penerapan PAUD Inklusif dalam Menanamkan Sikap Toleransi Anak Usia Dini di TKIT Nur Fatahillah Tangerang Selatan
Siti Aminah, 21320090
Penelitian ini membahas penerapan pendidikan inklusif dalam&#13;
menanamkan sikap toleransi pada anak usia dini di TKIT Nur Fatahillah&#13;
Tangerang Selatan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya&#13;
pendidikan anak usia dini yang mampu menghargai perbedaan dan&#13;
keberagaman, mengingat setiap anak memiliki kebutuhan dan karakter yang&#13;
berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana&#13;
penerapan pendidikan inklusif dilaksanakan, faktor pendukung serta&#13;
penghambatnya, dan bagaimana pengaruhnya terhadap pembentukan sikap&#13;
toleransi anak.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan&#13;
teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.&#13;
Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, serta peserta didik TKIT&#13;
Nur Fatahillah.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan inklusif&#13;
dilakukan melalui pembelajaran berbasis bermain, pembiasaan sikap saling&#13;
menghormati, dan interaksi sosial yang melibatkan seluruh anak, baik reguler&#13;
maupun anak berkebutuhan khusus. Faktor pendukung antara lain kurikulum&#13;
sekolah yang adaptif, dukungan guru dan orang tua, serta lingkungan sekolah&#13;
yang kondusif. Faktor penghambatnya adalah faktor usia, perkembangan&#13;
emosional serta pengalaman sosial yang negatif. Penelitian ini menyimpulkan&#13;
bahwa penerapan pendidikan inklusif dapat menumbuhkan sikap toleransi&#13;
pada anak usia dini, yang tampak melalui meningkatnya sikap empati, saling&#13;
menghargai, dan kerjasama antarsiswa.
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Pada Kelompok Bermain Melalui Kegiatan Fisik Motorik Di Anuban Santiwit Thailand Selatan</title>
<link href="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4402" rel="alternate"/>
<author>
<name>Jamiatur Rahmah, 21320094</name>
</author>
<id>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4402</id>
<updated>2025-11-26T08:15:47Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Pada Kelompok Bermain Melalui Kegiatan Fisik Motorik Di Anuban Santiwit Thailand Selatan
Jamiatur Rahmah, 21320094
Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam&#13;
perkembangan psikologis anak usia dini yang berpengaruh terhadap&#13;
kemandirian, kemampuan bersosialisasi, serta kesiapan anak dalam mengikuti&#13;
proses pembelajaran selanjutnya. Namun, anak usia 3–4 tahun sering&#13;
menunjukkan tanda-tanda kurang percaya diri seperti rasa malu, takut&#13;
mencoba hal baru, dan ketergantungan yang tinggi terhadap guru. Oleh karena&#13;
itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kepercayaan diri anak, salah&#13;
satunya melalui kegiatan fisik motorik yang menyenangkan dan sesuai dengan&#13;
tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya&#13;
guru dalam meningkatkan kepercayaan diri anak pada kelompok bermain&#13;
melalui kegiatan fisik motorik di Anuban Santiwit, Thailand Selatan.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian&#13;
deskriptif. Tempat penelitian dilaksanakan di Anuban Santiwit Thailand&#13;
Selatan. Subjek Penelitian ini adalah wali kelas dan peserta didik kelompok&#13;
Bermain. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara,&#13;
dan dokumentasi, selanjutnya teknik analisis data yang digunakan yakni&#13;
pengumpulan data, reduksi data, dan kesimpulan data.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan fisik motorik&#13;
mampu meningkatkan kepercayaan diri anak usia 3–4 tahun di Anuban&#13;
Santiwit Thailand Selatan. Kepercayaan diri anak terlihat dari keberanian&#13;
mereka untuk mencoba kegiatan baru, tampil di depan teman, menunjukkan&#13;
hasil karya, serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Hal ini&#13;
sejalan dengan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA)&#13;
dalam Permendikbud Nomor 146 Tahun 2014. Peningkatan tersebut tidak&#13;
terlepas dari upaya guru yang berperan sebagai teladan, fasilitator,&#13;
pembimbing, dan motivator dalam setiap kegiatan fisik motorik. Guru&#13;
memberikan dorongan, keteladanan, serta bimbingan yang membuat anak&#13;
merasa aman, termotivasi, dan percaya diri untuk berpartisipasi aktif dalam&#13;
kegiatan di kelas.
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Implementasi Kegiatan Ekstrakurikuler Tahfiz AlQur’an dalam Meningkatkan Hafalan Al-Qur’an Anak Usia 5-6 Tahun di TKIT At-Taqwa Garuda Tangerang</title>
<link href="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4401" rel="alternate"/>
<author>
<name>Syalsya Anisa Hakim, 21320091</name>
</author>
<id>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4401</id>
<updated>2025-11-26T08:13:08Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Implementasi Kegiatan Ekstrakurikuler Tahfiz AlQur’an dalam Meningkatkan Hafalan Al-Qur’an Anak Usia 5-6 Tahun di TKIT At-Taqwa Garuda Tangerang
Syalsya Anisa Hakim, 21320091
TKIT At-Taqwa Garuda Tangerang mempunyai banyak program&#13;
ekstrakurikuler salah satu diantaranya yaitu program Tahfiz Al-Qur’an.&#13;
Program ini dibuat agar siswa-siswi TKIT At-Taqwa Garuda mempunyai&#13;
wadah untuk menampung hafalan Al-Qur’an dan sebagai bentuk dukungan&#13;
agar dapat meningkatkan hafalannya. Pelaksanaan program Tahfiz tersebut&#13;
perlu adanya upaya dan dorongan dari pihak sekolah maupun luar sekolah,&#13;
serta dukungan orang tua untuk menunjang pelaksanaan program ini dan&#13;
mencapai target hafalan yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah:&#13;
untuk mengetahui pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Tahfiz Al-Qur’an di&#13;
TKIT At-Taqwa Garuda. Untuk mengetahui hafalan Al-Qur’an yang&#13;
mengikuti kegiatan Ekstrakurikuler Tahfiz Al-Qur’an di TKIT At-Taqwa&#13;
Garuda, dan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi hafalan anak di&#13;
TKIT At-Taqwa Garuda.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif&#13;
dengan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan&#13;
adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh&#13;
kemudian dianalisis dengan cara mereduksi data, menyajikan data, menarik&#13;
kesimpulan dan mengecek keabsahan data.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan Ekstrakurikuler&#13;
Tahfiz di TKIT At-Taqwa dilaksanakan dengan cara saat memulai kegiatan&#13;
yakni membaca do’a, muroja’ah bersama secara serempak, dan siswa di tes&#13;
hafalannya satu persatu menggunakan metode talaqqi. Kegiatan&#13;
ekstrakulikuler ini sangat bermanfaat dan berperan dalam meningkatkan&#13;
hafalan siswa. Anak-anak mengalami perkembangan yang signifikan dalam&#13;
kemampuan menghafal Al-Qur'an. Hal ini diukur dan dikuatkan melalui&#13;
indikator kemampuan menghafal Al-Qur’an pada anak usia dini, yaitu:&#13;
kelancaran, ketepatan tajwid dan makhrajnya. Faktor yang mempengaruhi,&#13;
yaitu seperti bimbingan guru, metode pembelajaran yang variatif, kehadiran&#13;
anak, pendampingan orang tua, pemberian motivasi, serta lingkungan yang&#13;
kondusif menjadikan kegiatan ini efektif dalam meningkatkan hafalan anak.
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pelaksanaan Pembiasaan Metode Bernyanyi Asmaul Husna dalam Menanamkan Nilai Keimanan Anak Usia Dini Di TKIT Akila Depok</title>
<link href="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4400" rel="alternate"/>
<author>
<name>Latifah Isnaenur Rohman, 21320083</name>
</author>
<id>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4400</id>
<updated>2025-11-26T08:10:56Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pelaksanaan Pembiasaan Metode Bernyanyi Asmaul Husna dalam Menanamkan Nilai Keimanan Anak Usia Dini Di TKIT Akila Depok
Latifah Isnaenur Rohman, 21320083
Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya pembiasaan&#13;
nilai-nilai religius sejak usia dini, khususnya melalui kegiatan harian di TKIT&#13;
Akila Depok. Salah satu pembiasaan yang diterapkan adalah pengenalan&#13;
Asmaul Husna melalui metode bernyanyi, yang rutin dilakukan dalam&#13;
pembelajaran. Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan anak pada namanama Allah, tetapi juga membantu menumbuhkan rasa cinta kepada Tuhan,&#13;
memperkuat pemahaman tentang sifat-sifat-Nya, dan mendorong munculnya&#13;
perilaku religius dalam keseharian anak.&#13;
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, pengumpulan data&#13;
dengan menggunakan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek&#13;
penelitian ini terdiri dari 3 informan, yaitu: Kepala Sekolah dan 2 Guru kelas&#13;
Tk B, TKIT Akila Depok. Teknik analisis data yang digunakan dengan cara&#13;
pengumpulan data, reduksi data, penyajian data selanjutnya penarikan&#13;
kesimpulan.&#13;
Hasil penelitian ini berupa pembiasaan bernyanyi Asmaul Husna di&#13;
TKIT Akila Depok terbukti sebagai metode yang menyenangkan dan efektif&#13;
dalam menanamkan nilai keimanan kepada Allah SWT pada anak usia dini.&#13;
Melalui lagu yang ceria dan diulang secara rutin, anak-anak lebih mudah&#13;
mengenal, menghafal, dan memahami makna Asmaul Husna, yang turut&#13;
membentuk sikap positif seperti kejujuran, kasih sayang, dan kesabaran.&#13;
Kegiatan ini dilaksanakan secara konsisten setiap hari dan diperkuat dengan&#13;
aktivitas penunjang seperti mewarnai dan doa bersama. Selain mendekatkan&#13;
anak pada nilai-nilai spiritual, metode ini juga melatih keterampilan motorik,&#13;
kerja sama, dan kreativitas. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada aspek&#13;
kognitif, tetapi juga membentuk karakter dan kebiasaan baik sejak dini,&#13;
sehingga memberikan dampak positif dalam pembentukan fondasi keimanan&#13;
dan akhlak mulia anak.
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
