<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1643">
<title>Artikel, Buku</title>
<link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1643</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/3172"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/3046"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/2873"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/2778"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-06T09:14:55Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/3172">
<title>Kecerdasan Verbal dalam Perspektif Al-Qur'an</title>
<link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/3172</link>
<description>Kecerdasan Verbal dalam Perspektif Al-Qur'an
Sri Tuti Rahmawati
prototip kecerdasan verbal dalam al-qur'an terwakili oleh Nabi Adam yang diberikan kemampuan untuk mengutarakan segala sesuatu sehingga dengan kemampuan tersebut para malaikat bersujud kepadanya dan Adam layak mengemban misi kekhalifanah. nabi muhammad juga mewakili kecerdasan verbal saat mampu berargumen kepada penguasa zalim saat itu
</description>
<dc:date>2021-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/3046">
<title>Kohesi Metode Tamyiz Dalam Pelajaran Bahasa Arab Di Pesantren Takhassus Bayt Tamyiz Indramayu</title>
<link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/3046</link>
<description>Kohesi Metode Tamyiz Dalam Pelajaran Bahasa Arab Di Pesantren Takhassus Bayt Tamyiz Indramayu
Esi Hairani, Nadjematul Faizah; Muzayyanah, Nur Izzah
Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam yang ditulis dalam bahasa&#13;
Arab merupakan kitab suci umat Islam secara universal. Semua pemeluknya&#13;
harus membaca dan memahami isinya, tetapi pada kenyataannya, tidak semua&#13;
pemeluk agama Islam memahami isi kitab suci Al-Qur’an. Oleh karena itu,&#13;
Sekolah-sekolah di Indonesia sesuai dengan peraturan perundangan mulai&#13;
tingkat dasar sampai pendidikan tinggi mata pelajaran Agama adalah wajib&#13;
nasional. Di samping sekolah umum dan sekolah agama Islam ada mata&#13;
pelajaran rumpun Agama antara lain Al-Qur`an, Hadis, Fikih, Akidah yang&#13;
bersumber dari Al-Qur`an dan Hadis.&#13;
Para peneliti sudah banyak meneliti tentang Metode-metode dari&#13;
metode membaca Al-Qur`an sampai menterjemah, antara lain Metode Iqra,&#13;
Metode Qiroati, Metode Baghdadi, Metode al-Barqi, Metode Maisura, Metode&#13;
Amsilati, Metode Terjemah 40 jam, Metode Granada dan Metode Tamyiz.&#13;
Metode Tamyiz ini menarik perhatian peneliti. Dari hasil kajian&#13;
pustaka metode ini berbeda dengan metode bahasa Arab lain yang targetnya&#13;
adalah mempelajari segala hal tentang bahasa Arab. Tamyiz hanya&#13;
memformulasikan teori dasar nahwu-sharaf quantum dengan cara&#13;
pembelajaran yang mudah dan menyenangkan. Sebuah metode yang mampu&#13;
membuat anak Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah dan siapapun yang&#13;
bica membaca Al-Qur`an dengan target sangat sederhana yaitu pintar&#13;
membaca, menterjamah dan menulis (imla’) Qur`an dan Kitab Kuning dalam&#13;
waktu 100 jam.&#13;
Metode Tamyiz adalah sebuah hasil riset yang akan menyebar kepada&#13;
masyarakat, baik untuk muslim di Indonesia maupun muslim di seluruh dunia,&#13;
dan telah tercatat sebagai produk intelektual dengan HAK CIPTA No. 016445&#13;
Tanggal 05 Mei 2010. Mengutip pendapat Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad, M.A. bahwa&#13;
kendala yang dihadapi santri selama ini adalah sulitnya memformulasikan teori&#13;
nahwu dan sharaf dengan cara pembelajaran yang mudah. Kendala tersebut&#13;
adalah: 1) Harus belajar membaca kitab nahwu dan sharaf; 2) Harus&#13;
menerjemahkan kitab tersebut; 3) Harus belajar memahami teori kitab&#13;
tersebut; 4) Harus belajar mengaplikasikan teori kitab tersebut pada kitab&#13;
kuning lain, bahkan, 5) Pada kitab tertentu harus menghafal nadzom. Lebih&#13;
lanjut Dr. Ahsin menjelaskan bahwa metode Tamyiz adalah formulasi teori&#13;
Nahwu- sharaf quantum dengan cara pembelajaran yang mudah dan&#13;
menyenangkan. Sebuah metode yang mampu membuat anak SD/MI dan&#13;
siapapun yang bisa membaca Al-Qur`an, bisa pintar terjemah Al-Qur`an dan&#13;
kitab kuning dalam waktu 100 jam dan tidak perlu bertahun-tahun untuk bisa&#13;
membaca kitab kuning.1&#13;
&#13;
Seiring dengan perkembangan metode-metode&#13;
tersebut di atas, peneliti ingin mengangkat metode Tamyiz sebagai fokus&#13;
penelitian.&#13;
Metode Tamyiz dikenal juga dengan mottonya yaitu “pintar terjemah&#13;
Al-Qur`an dan Kitab Kuning 100 jam”. Memahami Tamyiz dapat dimulai dari&#13;
Formulasi Tamyiz itu sendiri yaitu berdasarkan analisis metodologinya atau&#13;
thoriqoh dan dari latar belakangnya atau Madkhol yaitu memahami bahwa&#13;
peserta didik menggunakan bahasa Indonesia, melihat tujuan atau ghoyah dari&#13;
metode Tamyiz adalah untuk menterjemah makna Al-Qur`an secara lafziyah.
1. Mencari format yang lebih mudah dipahami lagi.&#13;
2. Perbaiki untuk mempermudah pembelajaran. Belum punya SOP.&#13;
Tidak ada sertifikat.
</description>
<dc:date>2018-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/2873">
<title>Kinerja Kaprodi Pengaruh Kepemimpinan, Kerja TIM dan Pengambil Keputusan Terhadap Kinerja (Studi Kausal Pada Ketua Program Studi Di Universitas Negeri (UIN) Syarif  Hidayatullah Jakarta)</title>
<link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/2873</link>
<description>Kinerja Kaprodi Pengaruh Kepemimpinan, Kerja TIM dan Pengambil Keputusan Terhadap Kinerja (Studi Kausal Pada Ketua Program Studi Di Universitas Negeri (UIN) Syarif  Hidayatullah Jakarta)
Esi Hairani
erguruan Tinggi Islam Negeri (PTIN) memiliki tantangan yang signifikan dalam meningkatkan posisi jurusan-jurusannya agar masuk dalam 100 besar di Asia. Peningkatan jumlah dan mutu publikasi ilmiah serta hak-hak kekayaan intelektual menjadi faktor penting dalam mencapai tujuan tersebut. Oleh karena itu, panduan penyelenggaraan evaluasi diri Perguruan Tinggi diperlukan dengan adanya indikator kinerja yang dapat mengukur gaya kepemimpinan, kerja tim, dan pengambilan keputusan terhadap kinerja Kaprodi.&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan kontribusi Kaprodi dalam mendorong posisi jurusan di PTIN masuk dalam 100 besar di Asia. Pertama, kinerja Kaprodi yang efektif dalam gaya kepemimpinan akan membentuk budaya kerja yang positif, motivasi yang tinggi, dan komunikasi yang efektif dalam lingkungan kerja. Kepemimpinan yang kuat akan mempengaruhi kinerja individu dan kelompok dalam mencapai target yang ditetapkan.&#13;
&#13;
Kedua, kerja tim yang baik akan memfasilitasi kolaborasi antara Kaprodi, dosen, dan staf administrasi dalam menghasilkan penelitian dan publikasi ilmiah yang berkualitas. Sinergi antara anggota tim akan meningkatkan produktivitas, inovasi, dan kualitas penelitian yang dilakukan. Dalam konteks ini, Kaprodi memiliki peran penting dalam membangun kerja tim yang solid dan memotivasi anggota tim untuk mencapai tujuan bersama.&#13;
&#13;
Ketiga, pengambilan keputusan yang tepat dan cerdas oleh Kaprodi akan mempengaruhi arah dan strategi pengembangan jurusan. Keputusan yang didasarkan pada analisis data yang akurat, pemahaman yang mendalam tentang tren pendidikan, dan pemenuhan kebutuhan pasar akan memastikan pertumbuhan dan pengembangan jurusan yang optimal. Kaprodi perlu memiliki keterampilan pengambilan keputusan yang baik serta mampu mengevaluasi dampak keputusan terhadap kinerja jurusan.&#13;
&#13;
Dalam rangka meningkatkan kinerja Kaprodi, panduan penyelenggaraan evaluasi diri Perguruan Tinggi perlu menyertakan indikator kinerja yang mencakup gaya kepemimpinan, kerja tim, dan pengambilan keputusan. Dengan demikian, evaluasi dapat memberikan umpan balik yang berharga bagi Kaprodi dalam mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan serta mengembangkan strategi perbaikan yang efektif.
</description>
<dc:date>2018-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/2778">
<title>Tingkat Minat Siwa MIN  Dalam Belajar Menghafal  Al-Qur'an Di Jakarta Selatan (Studi MIN 4 Pondok  Pinang Dan MIN 15 Bintaro)</title>
<link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/2778</link>
<description>Tingkat Minat Siwa MIN  Dalam Belajar Menghafal  Al-Qur'an Di Jakarta Selatan (Studi MIN 4 Pondok  Pinang Dan MIN 15 Bintaro)
Esi Hairani, Sri Tuti Rahmawati
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) di Jakarta Selatan tentang Al-Qur'an serta mengevaluasi minat siswa MIN di Jakarta Selatan dalam belajar menghafal Al-Qur'an. Studi ini dilakukan di MIN 4 Pondok Pinang dan MIN 5 Bintaro.&#13;
&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Sampel penelitian terdiri dari siswa-siswa yang terdaftar di MIN 4 Pondok Pinang dan MIN 5 Bintaro di Jakarta Selatan. Kuesioner berfokus pada penilaian pengetahuan siswa tentang Al-Qur'an, minat mereka dalam belajar menghafal Al-Qur'an, serta aktifitas mereka terkait dengan Al-Qur'an.&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa di MIN 4 Pondok Pinang dan MIN 5 Bintaro memiliki pengetahuan dasar tentang Al-Qur'an. Namun, terdapat perbedaan dalam tingkat pengetahuan antara kedua sekolah tersebut. Selain itu, ditemukan bahwa minat siswa dalam belajar menghafal Al-Qur'an di kedua MIN tersebut cukup tinggi, dengan mayoritas siswa menunjukkan ketertarikan dan motivasi yang kuat.&#13;
&#13;
Aktivitas siswa-siswa MIN di Jakarta Selatan terhadap Al-Qur'an juga menunjukkan variasi. Beberapa siswa secara aktif terlibat dalam kegiatan membaca, menghafal, dan mempelajari Al-Qur'an di luar jam pelajaran, sementara yang lain mungkin memiliki partisipasi yang lebih terbatas. Faktor-faktor seperti lingkungan keluarga dan dukungan dari sekolah juga mempengaruhi aktivitas siswa dalam hal ini.&#13;
&#13;
Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pengetahuan siswa tentang Al-Qur'an, minat mereka dalam belajar menghafal Al-Qur'an, serta aktivitas mereka terkait dengan Al-Qur'an di MIN 4 Pondok Pinang dan MIN 5 Bintaro di Jakarta Selatan. Temuan ini dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan strategi pendidikan yang lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan minat siswa terkait dengan Al-Qur'an.
</description>
<dc:date>2014-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
