<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1736">
<title>Jurnal</title>
<link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1736</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/2561"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1744"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1742"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1741"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-06T09:14:55Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/2561">
<title>Hirarki Objek Pendidikan Perspektif Al-Qur’an Dan Hadits</title>
<link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/2561</link>
<description>Hirarki Objek Pendidikan Perspektif Al-Qur’an Dan Hadits
Sri Tuti Rahmawati
Hirarki dalam objek pendidikan sangat mempengaruhi dalam keberhasilan proses didik&#13;
dan mendidik, Hirarki objek pendidikan ini akan membangun sikap trust dalam proses&#13;
pendidikan, sehingga memberikan peluang yang lebih besar dalam mencapai&#13;
keberhasilan dalam proses pendidikan. Memahami hirarki ini ibarat membangun pondasi&#13;
bangunan pendidikan yang kokoh antara satu dan yang lainnya akan sangat&#13;
mempengaruhi. Hirarki objek pendidikan ini sangat mirip dengan metode keteladanan,&#13;
hanya saja memahami hirarki objek pendidikan ini akan melahirkan trust ditengah-tengah&#13;
masyarakat, sebab bangunannya dimulai secara berurut dan runut, tidak hanya semangat&#13;
sesaat yang meledak-ledak tetapi kemudian membawa kepada permasalahan yang rumit&#13;
bahkan tidak sedikit melahirkan cemooh sana sini dan akhirnya menimbulkan sikap&#13;
saling menyalahkan.1Kegagalan dalam memahami hirarki ini akan&#13;
menimbulkan1distrust antara pendidik dan yang dididik. Dengan memahami hirarki&#13;
objek pendidikan ini proses pendidikan akan terarah walaupun berjalan lambat tetapi&#13;
pasti. Adapun hirarki objek pendidikan ini pertama adalah diri sendiri yang&#13;
mencerminkan keteladanan, kemudian adalah keluarga selanjutnya disusul oleh orangorang yang dalam tanggungan kita seperti pembantu, baru kemudian keluarga terdekat&#13;
seperti adik, kakak, paman, uwak,1tetangga dekat atau tetangga jauh, orang -orang yang&#13;
takut pada Tuhannya, masyarakat, manusia pada umumnya.
</description>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1744">
<title>Pendidikan Anak Dalam Perspektif Kisah Para Nabi</title>
<link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1744</link>
<description>Pendidikan Anak Dalam Perspektif Kisah Para Nabi
Siti Istiqomah
Artikel  ini  menjelaskan  tentang  pendidikan  anak  dalam  perspektif  kisah  para  nabi.  Tujuannya  adalah  agar  bisa diambil pelajaran bagaimana cara para nabi mengasuh dan memberikan pendidikan terhadap anaknya. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research). Adapun metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif  deskriptif.  Teknik  pengumpulan  data  yang  digunakan  adalah  teknik  dokumentasi,  yaitu  data  diperoleh melalui buku, jurnal, artikel, maupun sumber lainnya yang dapat mendukung penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan  bahwa  para  nabi  mempunyai  sikap  kasih  sayang  terhadap  anaknya.  Nabi  Adam  memberikan kemudahan kepada putranya ketika terjadi permasalahan. Nabi Nuh senantiasa mendoakan putranya, bahkan ketika anaknya tidak patuh terhadapnya. Nabi Ibrahim memilih seorang istri yang baik dan bertakwa agar mendapatkan keturunan yang baik. Selain itu juga, Nabi Ibrahim senantiasa mendoakan yang terbaik untuk keturunannya. Nabi Ya’qub juga menyayangi semua putranya, terlebih kepada Nabi Yusuf. Namun Nabi Ya’qub mempunyai sikap yang bijaksana  menghadapi  putra-putranya.  Dari  sekian  banyak  kisah  dari  para  nabi,  dapat  diambil  pelajaran  bahwa sebagai orang tua harus senantiasa memberikan kasih sayang terhadap anaknya. Memberikan pendidikan yang baik dan memberikan teladan yang baik.
</description>
<dc:date>2022-02-02T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1742">
<title>PENGARUH KEBIASAAN MEMBACA DAN PENGUASAAN KOSAKATA TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA BAHASA INGGRIS</title>
<link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1742</link>
<description>PENGARUH KEBIASAAN MEMBACA DAN PENGUASAAN KOSAKATA TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA BAHASA INGGRIS
Kurnia Akbar
Penelitian  ini  ditujukan  untuk  mengetahui  apakah  terdapat  pengaruh  kebiasaan  membaca  dan penguasaan kosakata terhadap kemampuan membaca bahasa inggis. Metode yang digunakan adalah survei  dengan  analisis  regresi  linear  ganda.  Pengambilan  sampel  dilakukan  dengan  teknik  random sampling.  Sampel  diambil  sebanyak  30  siswa.  Pengumpulan  data  dilakukan  dengan  penyebaran angket  langsung  kepada  sampel.  Analisis  data  menggunakan  statistika  deskriptif  seperti  mencari mean,  median,  modus,  standar  deviasi,  dan  statistika  inferensial  yaitu  untuk  mencari  koefisien korelasi sederhana dan ganda yang dilanjutkan dengan uji signifikansi koefisien korelasi dengan uji t. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 01 April s.d 30 mei 2015. Hasil penelitian menunjukkan : 1). Terdapat   pengaruh   yang   signifikan   kebiasaan   membaca   dan   penguasaan   kosakata   terhadap kemampuan  membaca  bahasa  Inggris  siswa,  dibuktikan  dengan  perolehan  nilai  F  hitung  =  79,250 sedangkan F tabel = 3,35. 2). Terdapat pengaruh yang signifikan antara kebiasaan membaca terhadap kemampuan membaca bahasa Inggris siswa, dibuktikan dengan perolehan nilai thitung = 2,319 dan Sig. 0,028  &lt;  0,05.  3).  Terdapat  pengaruh  yang  signifikan  penguasaan  kosakata  terhadap  kemampuan membaca  bahasa  Inggris  siswa,  dibuktikan  dengan  perolehan  nilai  thitung=  2,608  dan Sig.  0,015  &lt; 0,05.
</description>
<dc:date>2022-06-12T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1741">
<title>AN ERROR ANALYSIS OF STUDENTS’ TRANSLATING VERBAL CONJUGATION AT SMAN 1 PARUNG</title>
<link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/1741</link>
<description>AN ERROR ANALYSIS OF STUDENTS’ TRANSLATING VERBAL CONJUGATION AT SMAN 1 PARUNG
Kurnia Akbar
Verbal Konjugasi adalah bentuk perubahan kata kerja, seperti (V1, V-ing, V2 atau V3). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesulitan-kesulitan yang biasa dihadapi oleh siswa di dalam menerjemahkan, terutama di dalam menerjemahkan konjugasi verbal dan penyebab-penyebab kesalahan di dalam menerjemahkan nya. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif yang mencoba untuk menganalisa kesalahan dan untuk mengetahui penyebab mengapa kesalahan-kesalahan tersebut&#13;
&#13;
Temuan dari penelitian ini menyatakan bahwa (1) Siswa Kelas 11 SMA Negeri 1 Parung Bogor masih melakukan kesalahan dalam menerjemahkan konjugasi verbal. (2) Alasan mengapa siswa melakukan kesalahan, penulis menyimpulkan bahwa ada dua penyebab kesalahan pada terjemahan siswa, terutama pada pola kalimat. Ada 269 kasus kesalahan yang disebabkan oleh gangguan Mother-Tongue (Bahasa Ibu). Dalam hal ini, Bahasa Indonesia adalah bahasa pertama bagi para siswa dan Bahasa Indonsia memiliki struktur yang berbeda dari Bahasa Inggris, oleh sebab itu Mother Tongue (Bahasa Ibu) telah mempengaruhi proses belajar siswa di dalam mempelajari Bahasa Inggris. Kemudian ada 89 kasus kesalahan yang disebabkan oleh generalisasi yang berlebihan.&#13;
&#13;
Penulis menganggap bahwa generalisasi yang berlebihan tidak bisa di anggap enteng. Belajar Bahasa Inggris beberapa tahun di negara non-Inggris seperti Indonesia merupakan alasan yang jelas mengapa masalah generalisasi yang berlebihan terjadi di sini.
</description>
<dc:date>2018-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
