<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>S-1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini</title>
<link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/116</link>
<description/>
<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 09:26:41 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-06T09:26:41Z</dc:date>
<item>
<title>Integrasi Inklusivitas &amp; Multiple Intelligences di PAUD</title>
<link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4792</link>
<description>Integrasi Inklusivitas &amp; Multiple Intelligences di PAUD
Hasanah
Buku ini hadir sebagai respon terhadap urgensi pembelajaran&#13;
inklusif yang mampu mengakomodasi keragaman karakteristik dan&#13;
kebutuhan anak usia dini. Dalam dunia pendidikan modern,&#13;
penerapan pendekatan inklusif dan pemahaman atas teori multiple&#13;
intelligences dari Howard Gardner menjadi sangat relevan untuk&#13;
memastikan bahwa setiap anak memiliki ruang tumbuh yang adil dan&#13;
sesuai potensinya.&#13;
Secara akademis, buku ini disusun berdasarkan studi literatur,&#13;
refleksi empiris, serta pendekatan integratif. Tujuannya tidak hanya&#13;
memberikan informasi, tetapi juga mengajak para pendidik dan&#13;
pemangku kepentingan untuk berpikir kritis dan solutif dalam&#13;
menyusun strategi pembelajaran yang humanis dan berkeadilan.&#13;
Penulis berharap, buku ini dapat menjadi rujukan ilmiah dan&#13;
inspirasi praktis. Semoga setiap ide dan gagasan yang tertuang dapat&#13;
memberikan manfaat dan menjadi bagian dari amal jariyah dalam&#13;
mencerdaskan generasi masa depan.
</description>
<pubDate>Tue, 01 Jul 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4792</guid>
<dc:date>2025-07-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Zona Ramah Anak  Model Pembelajaran Multiple Intelligences untuk PAUD Inklusif</title>
<link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4791</link>
<description>Zona Ramah Anak  Model Pembelajaran Multiple Intelligences untuk PAUD Inklusif
Hasanah
Buku&#13;
ini hadir sebagai panduan teoritis bagi para pendidik, khususnya di&#13;
jenjang pendidikan anak usia dini, dalam memahami dan&#13;
menerapkan konsep pendidikan inklusif berbasis Multiple&#13;
Intelligences (MI).&#13;
Perkembangan dunia pendidikan saat ini menuntut adanya&#13;
pemahaman yang lebih luas mengenai keberagaman potensi anak.&#13;
Tidak ada satu cara belajar yang sama bagi semua peserta didik,&#13;
sebab setiap anak memiliki kecerdasan yang unik dan lingkungan&#13;
yang membentuknya. Dalam konteks inilah teori ekologi&#13;
Bronfenbrenner menjadi landasan penting, karena menempatkan&#13;
anak sebagai pusat yang tumbuh dalam jejaring sistem sosial dan&#13;
lingkungan yang saling memengaruhi.&#13;
Buku ini disusun secara sistematis. Bab I membahas&#13;
pendahuluan mengenai latar belakang pentingnya pendidikan&#13;
inklusif. Bab II menguraikan teori ekologi Bronfenbrenner dan&#13;
relevansinya dalam konteks inklusivitas. Bab III menjelaskan&#13;
makna, tujuan, serta implementasi pendidikan inklusif pada anak&#13;
usia dini. Bab IV mengupas teori Multiple Intelligences beserta&#13;
elemen dan model pembelajaran yang berorientasi pada&#13;
pengembangan kecerdasan majemuk anak.&#13;
Bab V menyajikan strategi penerapan pembelajaran Multiple&#13;
Intelligences berbasis zona profesi pada PAUD inklusi, mencakup&#13;
perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasinya. Bab VI memperkenalkan berbagai zona profesi yang merepresentasikan&#13;
jenis kecerdasan anak, mulai dari Word Zone hingga Self Zone yang&#13;
dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan kegiatan belajar&#13;
kontekstual. Akhirnya, Bab VII membahas dampak penerapan&#13;
iv Model Pembelajaran Multiple Intelligences untuk PAUD Inklusif&#13;
model ini terhadap peserta didik dan dunia pendidikan, sekaligus&#13;
menyoroti hambatan dan tantangan yang mungkin muncul di&#13;
lapangan
</description>
<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4791</guid>
<dc:date>2025-10-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Penerapan PAUD Inklusif dalam Menanamkan Sikap Toleransi Anak Usia Dini di TKIT Nur Fatahillah Tangerang Selatan</title>
<link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4403</link>
<description>Penerapan PAUD Inklusif dalam Menanamkan Sikap Toleransi Anak Usia Dini di TKIT Nur Fatahillah Tangerang Selatan
Siti Aminah, 21320090
Penelitian ini membahas penerapan pendidikan inklusif dalam&#13;
menanamkan sikap toleransi pada anak usia dini di TKIT Nur Fatahillah&#13;
Tangerang Selatan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya&#13;
pendidikan anak usia dini yang mampu menghargai perbedaan dan&#13;
keberagaman, mengingat setiap anak memiliki kebutuhan dan karakter yang&#13;
berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana&#13;
penerapan pendidikan inklusif dilaksanakan, faktor pendukung serta&#13;
penghambatnya, dan bagaimana pengaruhnya terhadap pembentukan sikap&#13;
toleransi anak.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan&#13;
teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.&#13;
Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, serta peserta didik TKIT&#13;
Nur Fatahillah.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan inklusif&#13;
dilakukan melalui pembelajaran berbasis bermain, pembiasaan sikap saling&#13;
menghormati, dan interaksi sosial yang melibatkan seluruh anak, baik reguler&#13;
maupun anak berkebutuhan khusus. Faktor pendukung antara lain kurikulum&#13;
sekolah yang adaptif, dukungan guru dan orang tua, serta lingkungan sekolah&#13;
yang kondusif. Faktor penghambatnya adalah faktor usia, perkembangan&#13;
emosional serta pengalaman sosial yang negatif. Penelitian ini menyimpulkan&#13;
bahwa penerapan pendidikan inklusif dapat menumbuhkan sikap toleransi&#13;
pada anak usia dini, yang tampak melalui meningkatnya sikap empati, saling&#13;
menghargai, dan kerjasama antarsiswa.
</description>
<pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4403</guid>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Pada Kelompok Bermain Melalui Kegiatan Fisik Motorik Di Anuban Santiwit Thailand Selatan</title>
<link>https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4402</link>
<description>Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Pada Kelompok Bermain Melalui Kegiatan Fisik Motorik Di Anuban Santiwit Thailand Selatan
Jamiatur Rahmah, 21320094
Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam&#13;
perkembangan psikologis anak usia dini yang berpengaruh terhadap&#13;
kemandirian, kemampuan bersosialisasi, serta kesiapan anak dalam mengikuti&#13;
proses pembelajaran selanjutnya. Namun, anak usia 3–4 tahun sering&#13;
menunjukkan tanda-tanda kurang percaya diri seperti rasa malu, takut&#13;
mencoba hal baru, dan ketergantungan yang tinggi terhadap guru. Oleh karena&#13;
itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kepercayaan diri anak, salah&#13;
satunya melalui kegiatan fisik motorik yang menyenangkan dan sesuai dengan&#13;
tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya&#13;
guru dalam meningkatkan kepercayaan diri anak pada kelompok bermain&#13;
melalui kegiatan fisik motorik di Anuban Santiwit, Thailand Selatan.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian&#13;
deskriptif. Tempat penelitian dilaksanakan di Anuban Santiwit Thailand&#13;
Selatan. Subjek Penelitian ini adalah wali kelas dan peserta didik kelompok&#13;
Bermain. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara,&#13;
dan dokumentasi, selanjutnya teknik analisis data yang digunakan yakni&#13;
pengumpulan data, reduksi data, dan kesimpulan data.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan fisik motorik&#13;
mampu meningkatkan kepercayaan diri anak usia 3–4 tahun di Anuban&#13;
Santiwit Thailand Selatan. Kepercayaan diri anak terlihat dari keberanian&#13;
mereka untuk mencoba kegiatan baru, tampil di depan teman, menunjukkan&#13;
hasil karya, serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Hal ini&#13;
sejalan dengan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA)&#13;
dalam Permendikbud Nomor 146 Tahun 2014. Peningkatan tersebut tidak&#13;
terlepas dari upaya guru yang berperan sebagai teladan, fasilitator,&#13;
pembimbing, dan motivator dalam setiap kegiatan fisik motorik. Guru&#13;
memberikan dorongan, keteladanan, serta bimbingan yang membuat anak&#13;
merasa aman, termotivasi, dan percaya diri untuk berpartisipasi aktif dalam&#13;
kegiatan di kelas.
</description>
<pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4402</guid>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
