DSpace Repository

Al-Qur’an dan Etika Digital (Analisis Ujaran Kebencian Berbasis Agama)

Show simple item record

dc.contributor.advisor Abdullah Safei
dc.contributor.advisor Ade Naelul Huda
dc.contributor.author Hafizatul Aini, 223411175
dc.date.accessioned 2026-07-24T09:34:09Z
dc.date.available 2026-07-24T09:34:09Z
dc.date.issued 2025
dc.identifier.uri https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4823
dc.description.abstract Fenomena ujaran kebencian yang marak di media sosial telah menjadi tantangan besar bagi kehidupan beragama dan sosial masyarakat modern. Ujaran kebencian tidak hanya menimbulkan konflik, tetapi juga merusak nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam konteks agama, ujaran kebencian yang dikaitkan dengan keyakinan tertentu sering kali menjadi pemicu intoleransi, diskriminasi, dan kekerasan. Oleh karena itu, diperlukan landasan etika yang kuat untuk mengatur cara berkomunikasi di ruang digital. Penelitian ini sependapat dengan penelitian yang dilakukan oleh Yasser Muda Lubis dalam artikel “Ujaran Kebencian di Era Digital (Perspektif Etika Komunikasi Al Qur’an dan Solusinya)” menemukan bahwa Al Qur’an menekankan nilai kejujuran, keadilan, kesopanan, dan hikmah dalam berkomunikasi digital.Lubis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode interpretasi tematik ayat ayat Qur’an dan menegaskan bahwa penerapan akhlak Qur’ani berperan efektif dalam meredam ujaran kebencian pada media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi terhadap unggahan di media sosial yang mengandung ujaran kebencian berbasis agama. Data dikumpulkan dari berbagai platform media sosial, kemudian dianalisis dengan merujuk pada tafsir ayat-ayat Al-Qur’an serta teori komunikasi etis dalam Islam. Penelitian ini juga memadukan tinjauan pustaka dari sumber-sumber keislaman klasik dan kontemporer untuk memperkaya perspektif dalam memahami isu ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ujaran kebencian di media sosial tidak sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam Al-Qur’an. Ujaran kebencian kerap muncul karena ketidaktahuan terhadap ajaran Islam, penyalahgunaan dalil agama, serta lemahnya kontrol diri dalam menyampaikan pendapat. Dengan demikian, penerapan etika Qur’ani dalam komunikasi daring sangat penting untuk meredam potensi konflik dan menciptakan ruang digital yang sehat dan harmonis. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher Program Pascasarjana IIQ Jakarta en_US
dc.subject Etika en_US
dc.subject Ujaran Kebencian en_US
dc.subject Media Sosial en_US
dc.title Al-Qur’an dan Etika Digital (Analisis Ujaran Kebencian Berbasis Agama) en_US
dc.type Tesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account

Statistics