DSpace Repository

Al-Qur’an dan Deforestasi (Analisis Alih Fungsi Lahan Perspektif Tafsir Ekologi)

Show simple item record

dc.contributor.advisor Romlah Widayati
dc.contributor.advisor Abdullah Safei
dc.contributor.author Nur Fadilah Myanti Efha, 222411157
dc.date.accessioned 2026-07-24T09:44:34Z
dc.date.available 2026-07-24T09:44:34Z
dc.date.issued 2026
dc.identifier.uri https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4824
dc.description.abstract Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interpretasi mufassir Indonesia terhadap ayat-ayat deforestasi dan analisis terhadapnya dalam perspektif tafsir ekologi. Selain itu, penelitian ini juga akan menganalisis relevansi penafsiran-penafsiran tersebut terhadap problem deforestasi di Indonesia. Penelitian ini sejalan dengan penelitian Miskahuddin, Erika Aulia Fajar Wati dan Hakam al-Ma’mun, dan Masturi tentang prinsip al-Qur'an secara umum dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan larangan pengrusakan. Lebih spesifik lagi, penelitian ini sependapat dengan Misbah Alghamdi, Radhie Munadi dan Kaslam, M. Agus Muhtadi Bilhaq, dan Zaimuddin tentang deforestasi yang bertentangan dengan nilai-nilai al-Qur’an serta prinsip-prinsip dalam pengelolaan hutan. Penelitian kualitatif yang berbasis kepustakaan (library research) ini menggunakan pendekatan Tafsīr Mawḍū’ī (Tafsir Tematik) perspektif al-Farmāwī. Adapun sumber data penelitiannya adalah penafsiran ulama modern-kontemporer Indonesia terhadap ayat-ayat yang terkait dengan deforestasi. Selain itu, buku-buku atau artikel jurnal yang konsen terhadap kajian ekologi secara umum atau pun kajian deforestasi secara khusus menjadi sumber data sekunder. Data tersebut kemudian dikumpulkan secara dokumentatif dan diamati secara deskriptif-analitis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: Pertama, penafsiran ulama modern-kontemporer Indonesia, yakni Hamka, Hasbi ash-Shiddieqy, Quraish Shihab, dan Tim Departemen Agama RI, menekankan pentingnya amanah kekhalifahan yang diberikan Allah kepada manusia untuk mengelola bumi secara bertanggung jawab. Tafsir ekologi mengarahkan umat Islam untuk menjaga keseimbangan alam dan berinteraksi dengan lingkungan dengan penuh kehati-hatian. Segala bentuk kerusakan di bumi, termasuk deforestasi, dianggap sebagai pelanggaran terhadap amanah Ilahi. Kedua, penafsiran-penafsiran tersebut relevan dalam menghadapi problem deforestasi di Indonesia. Ketiga, tafsir ekologi berkontribusi menawarkan panduan moral sekaligus inspirasi dalam mengelola hutan dan sumber daya alam lainnya dengan prinsip keadilan, keseimbangan, dan keberlanjutan. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher Program Pascasarjana IIQ Jakarta en_US
dc.subject Deforestasi en_US
dc.subject Tafsir Ekologi en_US
dc.subject Khalifah en_US
dc.title Al-Qur’an dan Deforestasi (Analisis Alih Fungsi Lahan Perspektif Tafsir Ekologi) en_US
dc.type Tesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account

Statistics