DSpace Repository

Tarjih dan Implikasinya Terhadap Penafsiran Al-Qur’an (Analisis Metodologis Tafsir Adwa’ al-Bayan Karya al-Syinqiti w. 1393 H)

Show simple item record

dc.contributor.advisor Artani Hasbi
dc.contributor.advisor Samsul Ariyadi
dc.contributor.author Abu Bakri, 322440101
dc.date.accessioned 2026-10-14T03:08:25Z
dc.date.available 2026-10-14T03:08:25Z
dc.date.issued 2026
dc.identifier.uri https://repository.iiq.ac.id//handle/123456789/4845
dc.description.abstract Penelitian ini mengkaji metode tarjīḥ dalam Tafsīr Aḍhwā’ al-Bayān fī Īḍāḥ al-Qur’ān bi al-Qur’ān karya Muḥammad al-Amīn al-Syinqīṭī serta implikasinya terhadap penafsiran Al-Qur’an. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas ikhtilāf al-tafsīr yang merupakan keniscayaan dalam tradisi tafsir, tetapi berpotensi melahirkan relativisme makna apabila tidak disertai mekanisme evaluatif yang jelas. Dalam konteks tersebut, tarjīḥ tidak dipahami sebagai preferensi subjektif mufassir, tetapi sebagai instrumen ilmiah untuk menilai, menyeleksi, dan menetapkan makna yang lebih kuat berdasarkan dalil, kaidah bahasa, struktur istidlāl, dan hirarki sumber penafsiran. Penelitian ini memiliki persamaan dengan sejumlah kajian terdahulu yang membahas manhaj asy-Syinqīṭī, metode penafsiran ayat-ayat hukum, serta konsep tarjīḥ dalam studi Al-Qur’an. Persamaannya terletak pada perhatian terhadap kekuatan metodologis Aḍhwā’ al-Bayān, khususnya dalam penggunaan tafsīr al-Qur’ān bi al-Qur’ān, dalil Sunnah, dan perangkat uṣūl al-fiqh. Namun, penelitian ini berbeda dari kajian-kajian sebelumnya karena tidak hanya mendeskripsikan manhaj umum al-Syinqīṭī atau penerapan kaidah uṣūl al-fiqh dalam ayat-ayat hukum, tetapi secara khusus merekonstruksi metode tarjīḥ ikhtilāf al-tafsīr dalam Aḍhwā’ al-Bayān serta menganalisis implikasinya terhadap proses penetapan makna, struktur tafsir, dan pengembangan metodologi tafsir. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan menjadikan Aḍhwā’ al-Bayān sebagai sumber primer. Pendekatan utama yang digunakan adalah uṣūl al-tafsīr, sedangkan uṣūl al-fiqh digunakan sebagai pendekatan pendukung, terutama dalam membaca struktur istidlāl, relasi dalil, dan mekanisme ta‘āruḍ wa al-tarjīḥ. Teknik analisis yang digunakan adalah content analysis melalui pembacaan tekstual terhadap ayat-ayat yang memuat ikhtilāf al-tafsīr, penelusuran redaksi tarjīḥ, pemetaan dalil, klasifikasi bentuk perbedaan, dan penarikan pola metodologis secara induktif-deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tarjīḥ al-Syinqīṭī dibangun di atas hirarki dalil yang menempatkan Al-Qur’an sebagai rujukan primer, Sunnah sebagai bayān yang mengikat, atsar sahabat, kaidah bahasa Arab, dan perangkat uṣūl al-fiqh sebagai instrumen pendukung. Dalam menyikapi ikhtilāf, al-Syinqīṭī tidak menggunakan satu pola yang kaku, tetapi menerapkan tarjīḥ secara dinamis melalui pemetaan pendapat, pengujian dalil, penghimpunan makna pada ikhtilāf al-tanawwu‘, dan penetapan pendapat yang lebih kuat pada ikhtilāf al-taḍādd. Penelitian ini merekonstruksi tiga kaidah utama: pertama, tarjīḥ mengikuti kekuatan bayān Al-Qur’an, bukan sekadar keberadaan ayat yang sejenis; kedua, klasifikasi ikhtilāf didahulukan sebelum tarjīḥ; ketiga, redaksi tarjīḥ menunjukkan tingkatan validitas makna. Implikasi metode ini tampak pada penguatan epistemologi tafsir, sistematisasi evaluasi ikhtilāf, pembentukan pola pembacaan yang relasional dan integratif, penataan struktur tafsir yang argumentatif, serta kontribusi terhadap pengembangan ilmu tafsir kontemporer. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher Program Pascasarjana IIQ Jakarta en_US
dc.subject Tarjih en_US
dc.subject Ikhtilaf Al-Tafsir en_US
dc.subject Adhwa’ Al-Bayan en_US
dc.subject Asy-Syinqiti en_US
dc.title Tarjih dan Implikasinya Terhadap Penafsiran Al-Qur’an (Analisis Metodologis Tafsir Adwa’ al-Bayan Karya al-Syinqiti w. 1393 H) en_US
dc.type Disertasi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account

Statistics