Abstract:
Penelitian ini membahas pesan-pesan kemanusiaan dalam buku
Toleransi: Ketuhanan, Kemanusiaan, dan Keberagamaan karya M. Quraish
Shihab. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena maraknya kasus
intoleransi dan pelanggaran kebebasan beragama di Indonesia yang
menunjukkan belum optimalnya penerapan nilai kemanusiaan dalam
kehidupan beragama. Oleh karena itu, penting dilakukan kajian terhadap
pemikiran tokoh keagamaan yang menekankan aspek kemanusiaan sebagai
landasan keberagamaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui teks
kemanusiaan yang terkandung dalam buku tersebut, memahami konteks sosial
yang melatarbelakangi lahirnya gagasan Quraish Shihab, serta menganalisis
relevansinya dengan dinamika konflik sosial di masyarakat.
Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan
analisis wacana model Teun A. Van Dijk yang meliputi tiga dimensi: struktur
teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Data primer penelitian ini adalah buku
karya M. Quraish Shihab, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur
yang relevan seperti jurnal, skripsi, dan artikel akademis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan kemanusiaan yang
terkandung dalam buku ini meliputi nilai keadilan, kasih sayang, empati,
toleransi, keterbukaan, serta penghormatan terhadap kebebasan beragama.
Quraish Shihab menegaskan bahwa keberagamaan tidak hanya diukur dari
hubungan vertikal dengan Tuhan, tetapi juga diwujudkan dalam sikap adil,
peduli, dan menghormati sesama manusia. Pemikiran ini sangat relevan
dengan kondisi masyarakat Indonesia yang majemuk, sehingga dapat menjadi
kontribusi penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan
damai.
Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan dalam
bidang kajian keislaman, khususnya terkait toleransi dan kemanusiaan,
sekaligus menjadi rujukan praktis bagi tokoh agama, pendidik, dan masyarakat
luas dalam mengelola keragaman serta mencegah konflik sosial berbasis
agama.