Abstract:
Di Indonesia, realisasi pengumpulan ZIS masih jauh dari potensi
karena banyak muzaki lebih memilih menyalurkan ZIS langsung kepada
mustahik daripada melalui lembaga formal. Penelitian ini bertujuan
menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat dan keputusan muzaki
dalam menyalurkan ZIS melalui lembaga formal di Indonesia, menggunakan
pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB) yang mencakup sikap, norma
subjektif, dan kontrol perilaku.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan
pendekatan asosiatif dan menggunakan metode analisis regresi linear. Data
diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada muzaki secara online.
Hasil penelitian menunjukkan Pertama, sikap berpengaruh positif dan
signifikan terhadap niat muzaki dalam menyalurkan ZIS. Kedua, norma
subjektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat muzaki dalam
menyalurkan ZIS. Ketiga, kontrol perilaku berpengaruh positif dan
signifikan terhadap niat muzaki dalam menyalurkan ZIS. Keempat, niat
berpengaruh signifikan terhadap keputusan menyalurkan ZIS melalui
lembaga formal. Kelima, ditemukan bahwa niat mampu memediasi secara
signifikan pengaruh sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku terhadap
keputusan muzaki.
Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan psikologis dan sosial
dalam meningkatkan partisipasi menyalurkan ZIS melalui lembaga formal.
Perbedaan penelitian ini dengan studi sebelumnya terletak pada fokusnya
yang menempatkan kredibilitas lembaga, reputasi lembaga, dan peran key
opinion leader (KOL) sebagai pembentuk konstruk dalam kerangka TPB,
bukan sebagai variabel independen yang terpisah.