| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendiskripsikan relasi guru dan murid dalam pembentukan karakter dan etika murid dalam pendidikan Islam perspektif Q.S al-Kahfi ayat 60-82 dalam kitab Ṣafwah al-Tafāsīr dan Tafsīr Al-Jīlānī, (2) Menguraikan relasinya terhadap pengembangan konsep pendidikan Islam kontemporer dan (3) mendiskripsikan faktor pendukung dan penghambat aktualisasi relasi terhadap pengembangan konsep pendidikan Islam kontemporer.
Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif berbasis kepustakaan (library research), di mana proses analisis konten dilakukan secara interaktif terhadap objek penelitian QS. al-Kahfi ayat 60-82 dalam kitab Ṣafwah Al-Tafāsīr Dan Tafsīr Al-Jīlānī sebagai sumber primer. Data sekunder berasal dari literatur seperti buku, jurnal, tesis, dan artikel yang relevan. Teknik analisis data meliputi pengumpulan, reduksi data, penyajian, verifikasi dan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1). Relasi guru dan murid dalam pembentukan karakter dan etika murid dalam pendidikan Islam perspektif Q.S al-Kahfi ayat 60-82 dalam kedua kitab tafsir tersebut ada delapan, ketulusan dan tawadhu' (rendah hati), kesabaran, kebijaksanaan, keikhlasan, tekad yang kuat, kepekaan terhadap guru, kejujuran, dan berprasangka baik, (2) Relevansi relasi keduanya dalam pembentukan karakter dan etika murid terhadap pengembangan konsep pendidikan Islam kontemporer adalah sangat relevan, dan terciptanya 8 nilai-nilai tersebut, dan (3) Faktor pendukung aktualisasi relasi keduanya adalah keteladanan moral dan integritas pribadi guru, kedekatan emosional guru dan murid, penggunaan metode pengajaran yang kontekstual, lingkungan belajar yang sehat, dan nilai adab dalam tradisi islam. Adapun faktor penghambatnya adalah otoriter guru, minimnya keteladanan guru, pengaruh globalisasi dan budaya populer, sekularisasi pendidikan, keterbatasan sarana pendidikan, dan krisis komunikasi antar generasi. |
en_US |